Lima Alap-Alap Motor Lintas Kota Diringkus. Pelaku Belajar Kunci T Saat Dilapas.

Kasat Serse Klaten dan lima kawanan alap-alap motor lintas Kota
KLATEN MATTANEWS.COM - Bermula dari pengembangan hilangnya sepeda motor Suzuki FU 150 Nopol AG-6446-PI milik Bayu Hernowo (24) warga Kelurahan Plosokerep, Kecamatan Sanan Wetan, Kabupaten Blitar, pada Senin (15/2) lalu, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Klaten menyiduk Lima tersangka gembong pencurian kendaraan bermotor (Curanmor). Empat unit sepeda motor hasil curian juga diamankan sebagai barang bukti. Barang bukti yang diamankan petugas antara lain, satu unit sepeda motor GL Pro Warna Orange Nopol F-2716-A, satu buah spedometer Megapro pretelan, satu unit sepeda motor Mio Fino warna putih Nopol AD-2619-ADC, satu buah kunci leter T, dan satu unit sepeda motor Yamaha Nopol AD-3139-OQ.
Kasat Reskrim Polres Klaten AKP Farial M Ginting menjelaskan, bermula dari pengembangan hilangnya sepeda motor Bayu Hernowo di garasi kost-kostan phaknya mengantongi nama Bagus Nugroho Prasetyo (36) warga Danguran, Kecamatan Klaten Selatan. Kemudian setelah dilakukan penyidikan dan pengembangan merembet ke nama-nama lain. Keempatnya adalah, Frido Septian (26) warga Bendo, Buntalan, Klaten Selatan; Didik Yulianto (24) warga Menden, Paseban, Bayat; Yunus alias Tara (20) warga Dukuh/Desa Jomboran, Klaten Tengah; dan Aditya Singgih Pamungkas (24) warga Dusun/Kelurahan Mojayan, Klaten Tengah.
Lebih lanjut AKP Farial M Ginting menjelaskan modus yang dipakai tersangka dengan menggunakan kunci T yang telah dimodivikasi sebagai sarana membuka kunci motor. Tersangka Bagus Nugroho Prasetyo mengaku mempelajarinya cara membuat kunci T saat mendekam di penjara. Selain itu, para tersangka juga pernah melakukan menjambret beberapa unit handphone dan di Yogyakarta serta terlibat pencurian mobil yang berhasil diungkap Polrestabes Yogyakarta. Akibat perbuatannya, Para tersangka akan kita jerat pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan yang ancaman hukumannya tujuh tahun penjara

 “Modusnya menggunakan kunci T yang telah dimodivikasi sebagai sarana membuka kunci motor. Kunci T tersebut dibuat oleh tersangka Bagus Nugroho Prasetyo yang mengaku mempelajarinya saat mendekam di penjara. Para tersangka akan kita jerat pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan yang ancaman hukumannya tujuh tahun penjara,” pungkas AKP Fahrial Ginting dalam gelar perkara yang digelar di Mapolres Klaten, Selasa (15/3). (Andy)

Share on Google Plus

Salam mattanes

1 komentar:

  1. hati-hati bila parkir kendaraan, gunakan kunci tambahan utk pengaman.

    ReplyDelete

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...