Jatinom Prioritaskan Embungisasi Untuk Tampung Air.

Sendang Sinongko Pokak Ceper Klaten.
KLATEN MATTANEWS.COM
- Jatinom menjadikan 2016 sebagai tahun embung, dari banyaknya program pembangunan yang di bahas dalam Musrenbangcam ( Musawarah Rencana Pembangunan Kecamatan) Jatinom memperioritaskan normalisasi , rehap dan penataan lokasi embung yang sudah ada sehingga fungsi dan kegunaan embung  dapat maksimal.
Camat Jatinom SIP Anwar, menjelaaskan dari beberapa desa yang ada di kecamatan Jatinom, setidaknya 8 desa memiliki embung, diantaranya Beking, Randulanang, Kayumas dan beberapa desa. Namun embung (Blumbang) yang ada kurang maksimal fungsinya, hal tersebut di sebabkan beberapa hal di antaranya pendangkalan dan rusaknya beberapa sarana mendukung.
“Jatinom memiliki kurang lebih 8 desa yang memiliki blumbang atau istilah sekarang embung, namun dari beberapa embung yang ada kurang maksimal. Jika kekayaan ini bisa digarap secara maksimal, kesulitan air jatinom di musim kemarau bisa di atasi.” ujarnya.
Untuk itu  lanjut Anwar,  di 2016 ini kami merencanakan normalisasi dan memaksimalkan fungsi embung yang sudah ada. Sehingga ketika menghadapi musim kemarau daerah Jatinom akan memiliki cadangan air yang cukup.
Memaksimalkan fungsi embung yang saat ini ada, di yakini camat Jatinom memberikan manfaat bagi masyarakat Jatinom dan menjadikan solusi  bagi daerah di bawahnya yang biasa terkena banjir, seperti Cawas, Gantiwarno Bayat dan Karangdowo. Untuk itu di butuhkan sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam melaksanakan program tersebut.(hil/rista)

Share on Google Plus

Salam mattanes

1 komentar:

  1. siip pak camat, jangan lupa dikawal pada saat musrenbangkab. siip sesuai asmane pak camat jatinom bp SIP ANWAR...

    ReplyDelete

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...