Dugaan Ijasah Palsu Oknum Staf Disperindagkop Klaten, Diduga Libatkan Oknum Orang BKD.

Ilustrasi ijasah palsu
KLATEN MATTANEWS.COM – Dugaan  penggunaan ijasah S1 palsu yang dilakukan oleh salah satu oknum staf di kantor Disperindagkop dan UMKM Klaten diduga melibatkan oknum pegawai BKD (Badan Kepegawaian Daerah) Klaten. Hal ini terkait yang berngsangkutan bisa melakukan penyesuaian golongan. Padahal untuk semua itu diperlukan ijin belajar yang dikeluarkan oleh BKD.

Beberapa sumber MATTANEWS menjelaskan untuk bisa mendapatkan ijin belajar yang bersangkutan harus mengikuti kegiatan perkuliahan. Namun jika ijasah S1 didapat hanya sebatas beli dan baru dicarikan surat ijin belajar, itu namanya manipulasi data. Dan jika benar itu terjadi maka  kasusnya sama seperti yang dilakukan almarhum Harsono saat menjabat sebagai kepala Bapeda Klaten.

“ Jika memang itu terjadi maka minimal yang bersangkutan harus menggembalikan sisa gaji  dari hasil persamaan ijasah dan diturunkan dari jabatannya. Namun jika yang bersangkutan mengaku punya beking orang kuat di Pemda saya nggak berani ngomong mas.Dan ijin belajar dikeluarkan jika yang bersangkutan mengikuti perkuliahan, tidak boleh hanya beli dan diajukan”, demikian ujar sumber.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah Pemda Klaten Edy Hartanto SH saat dikonfirmasi masih ada di Surabaya, sementara kepala Disperindagkop Klaten Sartiyasto masih akan mempelajari dan mempelajari kasus tersebut.” Maaf mas saya masih diSurabaya”, ujar Edy Hartanto.

Sementara beberapa anggota Dewan meminta agar Bupati Klaten Sri Hartini berani menindak tegas jika memang ada oknum PNS yang menggunakan ijasah “aspal”. “Sudah saatnya kebobrokan birokrasi di Bagian KepegawaianPemda Klaten dibongkar dan di tata ulang”, ujarnya. (tev)
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...