Bupati Klaten Sri Hartini; Tutup Toko Yang Tidak Punya Ijin.

Bupati Klaten Hajah Sri Hartini
KLATEN MATTANEWS.COM -  Bupati Klaten hajah Sri Hartini akan menindak tegas keberadaan toko berjaring yang saat ini keberadaannya sudah sangat memperihatinkan. Penegasan tersebut disampaikan Bupati usai melakukan rakor dengan seluruh kepala SKPD di aula RSUD Bagas waras Buntalan Klaten Senin (14/3). Sikap tegas ini diambil karena disinyalir sudah banyak toko berjaring yang diduga banyak menyalahi prosedur.

“ Kita akan evaluasi keberadaan mereka. Jika memang menyalahi aturan oprasional dan tidak punya ijin akan kita tutup. Saya tidak takut dan tidak peduli itu milik siapa atau ada beking dibalik menjamurnya toko berjaring di Klaten. Pokoknya tidak berijin dan menyalahi prosedur tutup”, tegas Bupati.

Menurut Bupati saat ini dirinya sudah banyak menerima laporan dan masukan  terkait hal tersebut. Hal itu dibuktikan saat ini keberadaan toko berjaring di Klaten memang tumbuh pesat dan menjamur hampir disetiap desa. Padahal lanjut Bupati untuk membuka toko berjaring seperti Indomaret, Alfamart dan lainnya harus memiliki ijin dan persyaratan khusus termasuk jam oprasionalnya.

“Kalau sampai tiap desa ada toko seperti itu dengan jam oprasional 24 jam nonstop, kasihan toko kecil lainnya yang bermodal pas-pasan. Untuk itu saya akan panggil dinas terkait dan minta laporannya, kenapa mereka mudah sekali mendapatkan ijin usaha. Saya akan tinjau ulang semuanya”, tegas Bupati.

Hasil pantauan dilapangan terungkap keberadaan toko berjaring seperti Indomaret dan Alfamart di Klaten memang sudah merambah hampir disetiap desa. Mereka beroprasi mulai pukul 07.00 pagi hingga pukul 01.00 malam terkadang ada yang 24 jam nonstop. Beredar rumor maraknya toko berjaring di Klaten karena ada becking dari oknum anggota DPRD Klaten dan sejumlah oknum pejabat. (tev)  
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...