Amankan Gabah Petani, KTNA Ikat Bulog Divre Jateng.


MoU  KTNA dan Bulog ditandatangani.
KLATEN MATTANEWS.COM - Perum Bulog Divre Jawa Tengah dan Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Jateng melakukan memorandum of understanding (MoU) demi mengamankan harga gabah petani. Penanda tanganan kerjasama dilakukan bersamaan dengan gelar pasukan Bulog pengadaan dan KTNA wilayah Jawa Tengah di Gudang Bulog 308 Karangwuni, Ceper Klaten.

Direktur Pengadaan Perum Bulog Wahyu mengatakan, penandatanganan MoU ini merupakan tindak lanjut dari kerjasama Dirut Perum Bulog dan KTNA Nasional. Kerjasama dilakukan untuk meningkatkan sinergitas antara kelompok tani dan bulog guna mewujudkan stabilisasi harga gabah dan beras ditingkat petani.

“saat ini menambah kapasitas pengering sehingga kemampuan membeli gabah petani dapat meningkat sesuai dengan target yang ditetapkan pemerintah  sebesar Rp 4 juta ton beras dan Rp1,25 juta ton gabah,” ungkapnya, Selasa (8/3).

Dijelaskan kapasitas gudang yang dimiliki Perum Bulog sejauh ini juga sudah memadai dan mampu menampung Rp 4 juta ton kapasitas nasional ditambah dengan adanya konsep pengembangan lumbung pangan masyarakat desa.

Ketua KTNA Nasional Winarno Tohir menjelaskan program kerjasama KTNA dengan perum bulog juga membantu anggota KTNA agar harga tidak jatuh. “Saya minta kepada seluruh ketua KTNA di kabupaten dan kota seluruh Indonesia meningkatkan komunikasi dengan KTNA cabang. Sehingga harga gabah petani bila anjlok segera dapat diatasi,”katanya. (riq). 


Share on Google Plus

Salam mattanes

1 komentar:

  1. Petani adalah pahlawan pangan, sdh sepantasnya menerima harga jual yg layak, dan yg bisa mensejahterakan keluarganya. Kita tunggu implementasi mou tsb.

    ReplyDelete

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...