Stok Karung di BPBD Klaten Tinggal 2000 Lembar. Sementara Banjir Masih Mengintai Klaten.

Genangan air  di kota Cawas Klaten
KLATEN MATTANEWS.COM - Intensitas curah hujan di tahun ini (2016)  diprediksi masih tinggi. Tingginya hujan itu berakibat pada sejumlah sungai meluap hingga mengenagi area persawahan dan sejumlah jalan di Klaten. Plt Kepala BPBD Klaten Bambang Sujarwo mengatakan, pasca hujan deras yang mengakibatkan banjir dan tanah longsor disejumlah titik, diharapkan warga tetap meningkatkan kewaspadaan.

“Kami bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD bersama TNI, Polri dan relawan terus berkoordinasi serta memantau perkembangan sebagai langkah antisipasi dini dampak bencana pada puncak musim hujan ditahun ini,” ungkapnya kepada wartawan, Kamis(3/2) pagi.   
Berdasarkan pendataan sementara BPBD hingga saat ini, hujan deras yang menguyur Klaten dalam tiga hari terakhir ini hingga menyebabkan Jembatan Mindi Desa Kaligayam, Kecamatan Wedi terputus.  
Terlambat. Banjir tiba, baru geerkan bersih kali.
Sedangkan  di Dukuh Modran Desa Talang Kecamatan Bayat tanggul sungai jebol hingga menggenangi puluhan hektar lahan pertanian dan pekarangan warga sekitar.“Kami lakukan pemantauan,  dan kami juga menunggu data dari dinas pendidikan terkait berapa sekolah yang harus diliburkan saat sekolahnya terendam,” kata Bambang.

Dia menambahkan, selama musim penghujan ini 3500 karung dan 40 bronjong kawat disiapkan untuk penanganan darurat.  Menurutnya saat ini karung masih menunggu pengajuan, karena stok tinggal 2000 lembar.(ono). 


Share on Google Plus

Salam mattanews com

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...