Selain Aparat Penegak Hukum, Tidak ada Yang Boleh Main Sweping di Klaten.

Kapolres Klaten AKBP Faizal
KLATEN MATTANES.COM – Pasca insiden Rusunawa desa Bareng Lor, Kecamatan Klaten Utara, Klaten Jawa Tengah, Kapolres Klaten AKBP Faizal menegaskan tidak ada satupun ormas atau lembaga yang boleh melakukan aksi sweping di Klaten, selain aparat resmi penegak hukum. Penegasan tersebut disampaikan terkait adanya “serbuan” salah satu ormas Islam di Rusunawa yang berakhir bentrok beberapa waktu lalu.

“Tidak boleh dan tidak benar ormas melakukan sweping. Yang berhak melakukan sweping demi menjaga keamanan dan stabiltas kamtibmas hanya lembaga penegak hukum negara yang resmi, misalnya Kepolisian, TNI atau lembaga lainnya. Sehingga apa yang dilakukan ormas jika melakukan sweping, itu tidak benar”, ujar Kapolres disela-sela memimpin anak buahnya terjun ke sungai mengikuti gerakan Prokasih (program Kali Bersih) di sungai Gelogok, Stasiun Klaten, Sabtu (132).

Terkait hal tersebut, Kapolres menegaskan telah melakukan dialog dengan seluruh LSM/Ormas serta tokoh masyarakat. Sehingga diharapkan dan bisa dipastikan kedepan aksi sweping atau main hakim sendiri tidak akan terjadi lagi. Keamanan, kenyamanan serta kondusifvitas masyarakat tanggung jawab Polri/TNI dan peran serta seluruh masyarakat dengan mengedepankan tupoksi masing-masing.(hilda/tev)
Share on Google Plus

Salam mattanews com

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...