Sawah Ambles Bikin Geger Warga Klaten. Dikenal Tempat "Wingit"

Lokasi sawah yang ambles sedalam 2 hingga 3 meter.
KLATEN MATTANEWS.COM - Sebanyak 10 petak sawah di Desa Senden, Kecamatan Ngawen, Klaten ikut ambles setelah jalan penghubung antara Dukuh Wonosari menuju ke Desa Senden putus. Fenomena alam yang cukup langka di Klaten ini langsung membuat geger warga dan kini menjadi lokasi wisata bencana dadakan. Ratusan warga dari berbagai penjuru daerah datang ke lokasi ingin melihat langsung amblesnya persawahan dan sebagian jalan yang menyerupai lobang raksasa. 

Kejadian putusanya jalan yang diikuti amblesnya sawah petani ini terjadi sejak Selasa malam lalu. Hal ini terjadi karena adanya hujan 2 malam yang mengguyur wilayah tersebut, sehingga tanah ambles. Namun ada berapa sumber menjelaskan jika dilokasi lobang raksasa itu dulunya pernah dijadikan tempat pembantaian kaum PKI sekaligus kuburan massal.

Kepala Desa Senden, Kecamatan Ngawen Triyono, menjelaskan  kedalaman jalan yang putus tersebut sekitar 7 meter dan panjang 9 meter. Untuk sementara sebagain badan jalan  sudah ditutup karung yang diisi tanah untuk menanggulangi longsor susulan dan untuk jalan darurat. 
 
Warga dari berbagai penjuru daerah datangi lokasi
" Sebelum kejadian diwilayah tersebut digujur hujan lebat selama 2 hari berturut-turut. Warga tidak menduga derasnya arus air mampu memutuskan jalan desa serta amblesnya sebagian sawah milik petani. Dibantu seluruh elemen masyarakat yang ada mulai dari TNI, Polri, Relawan kita telah bergotong royong untuk memulihkan jalan agar dapat segera dilalui warga”, ujarnya.

Terkait jalan putus dan sawah yang ambles itu, menurut Kepala Desa pihaknya akan mengajukan anggaran pemulihan jalan dan sawah dan sebesar Rp 600 juta. Dana sebanyak Rp 600 juta nantiya akan digunakan sebagai beaya perbaikan jalan, pengurukan sawah dan juga pengaspalan jalan penghubung Desa Senden dan dukuh Wonosari. 

Sementara lokasi kejadian kini menjadi tempat wisata bencana yang banyak didatangi warga. Berbagai pengunjung datang dari berbagai daeraah ingin melihat laangsung fenomena alam tersebut. Disatu sisi amblesnya 10 petak sawah petani hingga kedalaman 2 meter dan putusnya jalan membawa berkah bagi penduduk setempat. Disekitar lokasi kini ramai orang berjualan dan mendirikan jasa parkir bagai para pengunjung.
(ono). 
Share on Google Plus

Salam mattanews com

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...