Rawan Penyimpangan, Kajari Siap Awasi Pengelolaan Dana Desa.

Kepala Kejaksaan Negeri Klaten Sugeng Hariadi
KLATEN MATTANEWS.COM -  Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Klaten Sugeng Hariadi mengatakan, setiap desa di Kabupaten Klaten akan mengelola dana desa hingga milyaran rupiah. Selain itu, juga mengelola Alokasi Dana Desa (ADD), bantuan keuangan provinsi dan bantuan keuangan kabupaten. Hal ini akan berimbas pada kerawanan penyimpangan dalam pengelolaan dana itu.

"Kami tetap intens di dalam pengawasan. Selain itu juga melakukan pembinaan di desa-desa melalui monitoring dan evaluasi," ungkapnya kepada wartawan usai sertijab Bupati Klaten, Kamis (18/2).

Menurutnya, salah satu bentuk pencegahan atas kerawanan penyimpangan pengelolaan dana di setiap desa yaitu dengan tetap melakukan pengawasan dan pemantauan terhadap segala pembangunan yang ada di wilayah Klaten.

"Jangan sampai kepala desa dan perangkat desa terlibat korupsi. Dengan potensi pengelolaan dana di setiap desa, tidak tertutup kemungkinan akan banyak Kepala Desa dan Perangkat Desa yang terlibat korupsi," terangnya.

Dirinya berpesan kepada Kades dan Perangkat untuk tidak perlu takut dalam penggunaan dan pengelolaan dana yang ada di desanya. "Kalau tidak salah ya tidak perlu takut," ujarnya.

Sugeng menambahkan saat ini kasus korupsi yang ditangani oleh Kejari Klaten yaitu mantan Kades Sabranglor, Kecamatan Trucuk, JS yang dijadikan tersangka atas kasus penyelewengan uang hasil lelang tanah kas desa periode 2009-201. (ono).  


Share on Google Plus

Salam mattanews com

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...