Petani Karangdowo Dapat Asuransi Banjir dari Jasindo.

Sawah petani di Karangdowo Klaten terendam banjir
KLATEN MATTANEWS.COM – Para petani di 8 Desa yang terkena musibah banjir akan mendapat asuransi dari PT Asuransi Jasa Indonesia ( Jasindo). Delapan Desa di kecamatan Karangdowo yang sampai hari ini sawahnya masih tergenang banjir, berada di desa Sentono, Nglodono, Pugeran, Karangtalun, Demaagan Karangdowo, Tambak dan Tumpukan.

Saat dilakukan pemantauan oleh PT Asuransi Jasa Indonesia, sebanyak 28,5 hektar lahan pertanian di 8 desa tersebut layak mendapatkan asuransi. Sehingga pihak Jasindo siap mencairkan klaim kerugiaan yang dialami petani di wilayah tersebut.   

Koordinator Kelompok Jabatan Fungsional Bidang Penyuluhan Dispertan Klaten, Widiyanti, mengatakan, para petani yang sawahanya tergenang air akan mendapatkan asuransi karena sebelumnya telah mengikuti asuransi dengan membayar premi sebesar Rp36 000 perhektarnya dengan  melalui program Asuransi Usaha Tani Padi  (AUTP), pada musim tanam I Oktober  hingga Maret 2016.

“AUTP merupakan program dari Kementerian Pertanian menggandeng perusahaan dibawah BUMN yaitu  PT  Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo),” ujarnya, saat dihubungi, Senin(8/2).   
Kata dia, dari pengecekan awal terdapat 300 ha lahan yang diusulkan namun setelah Jasindo melakukan surve lahan yang memenuhi syarat mendapatkan asuransi hanya 28,3 ha.
Air sungai masuk ke lahan sawah petani
Terkait hal itu, Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura Dispertan Klaten, Joko Siswanto, mengatakan lahan pertanian di Karangdowo yang diusulkan menerima klaim asuransi sebelumnya terendam air lebih dari tiga hari dan dipastikan puso.

“Tak hanya banjir, lahan pertanian yang diikutkan AUTP bisa mendapatkan klaim jika mengalami puso akibat organisme pengganggu tanaman (OPT) juga seperti serangan hama tikus, wereng batang cokelat, serta penggerek batang,” katanya. (ono).

Share on Google Plus

Salam mattanews com

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...