Kepala Desa Tirtomarto Nahrowi, Hajar Ketua RW, Korban Kini Dirawat Di RSI Cawas Klaten

Ilustrai aksi premanisme Kepala Desa Tirtomarto
KLATEN MATTANEWS.COM Dibakar api cemburu, Kepala Desa Tirtomarto, kecamatan cawas Klaten Jaawa Tengah, Nahrowi nekad menghajar dua warganya sekaligus. Akibat aksi preman ini dua korbannya kini dirawat di rumah sakit Islam Cawas Klaten. Wagino sang korban dan sopir mengalami luka memar diwajahnya.

Aksi main pukul yang dilakukan oknum kepala desa ini berawal dari informasi yang mengatakan istrinya pergi bersama korban. Sehingga saat korban bertemu dengan kepala desa tanpa basa-basi sebuah bogem mentah mendarat diwajahnya bertubi-tubi. Sementara sang sopir yang bermaksud melerai penganiayaan justru menjadi sansak hidup bagi sang Kepala Desa.

Wagino yang juga ketua RW desa Tirtomarto menjelaskan saat itu dirinya datang kerumah sekretaris Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani) Tirto Agung, Anik Rohayati. Dirinya yang juga merupakan ketua Gapoktan merasa wajar bertemu sekretarisnya yang kebetulan juga istri Kepala desa.

“Saat itu Sabtu malam (30/1) saya memang harus ketemu sekretaris karena dalam laporan pembukuan yang harus dilaporkan Minggu pagi masih ada selisih uang Rp 1 juta. Karena waktu mepet saya bemaksud datang kerumah sekretaris. Tapi nggak menyangka jika justru berakhir seperti ini. Tanpa klarifikasi wajah saja dijadikan sansak hidup oleh kepala desa”, ujarnya saat ditemui wartawan di RSI Cawas Klaten.

Saat itu lanjut Wagino dia datang kerumah sekretarisnya pukul 17.00 sore hari. Usai menyelesaikan pembukuan. Namun karena tidak selesai hal tersebut harus dikonsultasikan pada pendamping Gapoktan yang kebetulan berdomisili di Bayat. Awalnya sang sekretaris mau pergi sendiri, namun karena hari mulai gelap akhirnya dirinya mengantar istri kepala desa tersebut dengan mobil pick up bersama sang sopir menuju Bayat.
 
Awalnya, Anik berniat berangkat sendiri ke Bayat mengendarai sepeda motor lantaran suaminya tak di rumah. Tapi karena ini urusan duit dan biar podo padange kita berangkat bertiga. Yaitu  sopir, saya dan Bu Anik dengan naik mobil pick up," jelas Wagino.

Dalam perjalan pulang kita sempat mampir diwarung makan. Dan beberapa saat kemudian muncul kepala Desa Tirtomarto yang juga suami Anik. Tanpa basa basi Kepala Desa langsung menghampiri dirinya dan menghajarnya. Sementara sang sopir yang hendak melerai ikut menjadi korban amarahnya.”Belum sempat menyapa kepala desa saya sudah dihajar habis-habisan”, ujarnya saat ditemui di RSI Cawas.

Akibat aksi brutal kepala desa wajah ketua RW Tirtomarto mengalami luka serius dan lebam-lebam. Oleh warga korban dan soir langsung dilarikan kerumah sakit. Sementara didampingi beberapa tokoh pemuda korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek cawas. Warga berharap pihak Polsek tidak “bermain” dalam kasus ini, karena pelakunya seorang kepala Desa.

Kapolsek Cawas AKP Totok Mugiyanto membenakan telah menerima laporan penganiayaan yang dilakukan Kepala Desa Tirtomarto pada warganya sendiri.” Kita sudah menerima dan akan segera melakukan pemeriksaan pada korban dan pelaku”, ujarnya. (ono/red)



Share on Google Plus

Salam mattanews com

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...