Hartini Wanita Hebat Dari Teloyo Akhirnya Pimpin Klaten

Bupati Klaten Hajah Sri Hartini
KLATEN MATTANEWS.COM – 17 Februari 2016. Tonggak sejarah telah ditancapkan. Simpang Lima Semarang dan 16 pasang Bupati baru se Jawa Tegah, menjadi saksi bisu lahirnya sosok duet pemimpin wanita yang baru pertama kali terjadi dalam sejarah pemerintahan di negeri tercinta ini bahkan dunia. Hajah Sri Hartini – Hajah Sri Mulyani resmi dilantik menjadi Bupati Klaten terpilih, setelah pada Pilkada 9 Desember 1015 lalu berhasil menang dalam Pilkada Klaten menyisihkan 2 pesaingnya.

Sebuah prestasi dan catatan sejarah yang tidak akan pernah terlupakan bagi rakyat Klaten. Awal maju dalam pencalonan eyang satu cucu ini sudah menuai cibiran dari lawan politik. Bahkan dengan menggunakan issu agama, politikpun diplintir dengan “mengharamkam” tampilnya pemimpin perempuan. Namun saat itu Srikandi Teloyo ini tak pernah surut. Tekad, semangat dengan semboyan pengabdian tanpa henti, justru membuat Hartini melesat bak anak panah yang tak mampu lagi dihalangi.
Bupati bersama keluarga anak dan cucu
Tekad dan semangat yang kuat demi kemajuan Klaten telah membakar semangat perjuangan beliau harus memenangkan Pilkada. Dan tampaknya Allah melihat dan merestui niat baik istri almarhum Hariyanto Wibowo ini. Terbukti 9 Desember 2016 Allah telah menjawab dengan kemenanganya di Pilkada langsung yang digelar secara serentak.

Cita-cita RA Kartini dalam memperjuangkan emansipasi wanita memang tidak sia sia. Tampilnya para pemimpin perempuan di Indonesia seperti mantan presiden Indonesia Megawati Sukarno Putri, diikuti tokoh wanita Indonesia lainnya seperti astronot wanita pertama Indonesia Pratiwi, Mien Sugandi menteri di era Orde baru, Sri Mulyani sebagai pemimpin Bank Dunia, menteri kelautan Pujiastuti, walikota Surabaya Risma, membuktikan Wanita Indonesia mampu dan layak menjadi pemimpin.

Sangatlah picik dan keliru, jika hingga saat ini orang masih memandang sebelah mata terhadap pemimpin wanita. Sudah seejak jaman Ratu Sima di kerajaan Kalingga, Tjut Nya Dien di Aceh, Margaret Teacher di inggris, Benazir Buttho di Pakistan, atau Qorazon Aquino di Filifina, wanita sudah mampu memimpin. Maka jika sekarang muncul dua perempuan hebat dari Klaten, itu adalah prestasi yang patut dibanggakan.
Bupati saat dilantik Gubernur Ganjar Pranowo
Klaten telah mencetak sejarah. Klaten telah mengukir prestasi emas dalam perjalanan waktunya. Dilantiknya Dua Srikandi Klaten Hajah Sri Hartini dan Hajah Sri Mulyani, bukti perempuan Klaten tidak bisa dipandang remeh sebelah mata. Perempuan Klaten punya kelebihan dan kemampuan, dibalik kelembutan dan kecantikannya sebagai seorang putri.

Mengutip motto dan falsafah sosok Sri Hartini yakni Pengabdian Tiada Henti dan Pemimpin adalah Pelayan, maka kita sangat berharap, sebagai orang nomor satu di Klaten, ibu Hartini tidak berhenti berjuang dan bekerja demi rakyat Klaten yang lebih baik.  

Dan tak berlebihan jika atas semua prestasi itu, mantan ketua DPC PDIP Klaten ini mendapat anugerah dari Muri Indonesia, sebagai wanita hebat dari Klaten. Berpasangan dengan Hajah Sri Mulyani Hajah Sri Hartini  penerima piagam penghargaan dari musium Muri yang ke 7318, sebagai dua pemimpin perempuan pertama dalam Pilkada langsung se Indonesia.
Bupati menerima penghargaan dari musium Muri Indonesia
Hajah Sri Hartini bukan sosok baru dalam dunia perpolitikan di Klaten. Karier politik diawali dengan mendampingi almarhum sang suami Hariyanto Jemblung Wibowo sebagai Bupati Klaten dan menjadi ketua DPC PDI Perjuangan Klaten. Purna sebagai ketua DPC beliau dipercaya menjadi Bendahara partai DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah.

Karena prestasi dan kemampuannya akhirnya membuat Bupati Klaten saat itu yakni H.Sunarno SE berminat meminangnya untuk mendampingi sebagai wakil Bupati ditahun 2010. Didampingi Srikandi Teloyo, Bupati Sunarnopun berhasil mengakhiri 10 tahun masa tugasnya di Klaten dengan manis. Dan kini wanita hebat dari desa ditimur kota Klaten ini menjadi orang nomor satu di Klaten dan bertekad membawa perubahan guna menuju Klaten yang lebih baik dan amanah.( advetorial)


Share on Google Plus

Salam mattanews com

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...