Gelar Teatrikal, Ingatkan Kehancuran Alam Lereng Merapi.


warga menggelar aksi ingatkan penguasa baru
KLATEN
MATTANEWS.COM - Gabungan sejumlah komunitas di Klaten datangi Kantor Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Klaten mengritisi pemerintahan terkait pengrusakan alam di lereng Gunung Merapi. Aksi tersebut digambarkan dalam teatrikal, manusia raksasa (buto raksasa) dan jin merapi yang merusak alam di Gunung Merapi oleh komunitas sedulur banyu, sanggar lare mentes, lintas merapi, komunitas mbunder, penyandang cacat serta komunitas kandang udan.         

Koordinator aksi Wening mengatakan, hingga saat ini pengrusakan Gunung Merapi terus berlanjut, pasir, batu terus dikeruk.  Menurut dia, pemerintahan yang baru (sedang dilantik,red) itu bisa membuat kebijakan.

“Kalau merapi rusak warga yang dibawahnya tidak bisa menikmati sumber air yang layak. Dan ini jelas mengawatirkan, berapa banyak alam di lerang merapi yang dirusak,” kata dia kepada sejumlah wartawan di halaman Pemkab Klaten, Rabu(17/2/2016).

Dia berharap, kepemimpinan  yang baru nanti bisa arif dan bijaksana dalam penanganan pengrusakan sumber alam di lereng Gunung Merapi.  Untuk itu perlu adanya peraturan daerah (Perda) dan perbaikan Perda  yang ada di Klaten juga Jateng yang mengatur tentang alam  tersebut.

Staf Ahli Bidang Pembangunan Sunardi mengapresiasi jalannya aksi teatrikal yang dilakukan oleh sejumlah komunitas.  Dia berjanji, sindiran yang dilontarkan oleh pemerintahan yang baru dilantik saat ini tersebut bakal disampaikan. “Secepatnya akan kami sampaikan, sehingga pengerusakan alam di lerang merapi tersebut tidak berlarut-larut.” jelasnya.  (ono).    


Share on Google Plus

Salam mattanews com

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...