Banjir Hantui 94 Desa Disepanjang Sungai Dengkeng Klaten.

Sungai dengkeng di wilayah Wiro gambar diambil sekitar jam 2 siang.
KLATEN MATTANEWS.COM 94 desa di wilayah Kabupaten Klaten Jawa Tengah rawan banji. Hal ini disebabkan meluapnya Sungai Dengkeng yang juga meupakan hulu sungai terpanjang di Indonesia Bengawan Solo. Sejumlah desa itu diantaranya, Desa Tawangrejo, Desa Wiro, Desa Paseban di Kecamatan Bayat dan Desa Burikan, Desa Pakisan, Desa Barepan di Kecamatan Cawas, sedangkan di Kecamatan Gantiwarno meliputi Desa Kragilan, Desa Mlese dan Desa Ngandong. Diminta selalu waspada dan terus melakukan pemantauan disaaat turun hujan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten Bambang Sujarwo mengaku puluhan desa tersebut rawan kebanjiran karena berbagai faktor  seperti, sedimentasi, luapan air Sungai Dengkeng maupun kondisi sejumlah tanggul disepanjang Sungai  Dengkeng yang kritis.

Ancaman banjir dimusim hujan, pihak BPBD terus melakukan koordinasi dengan para camat maupun lainnya untuk melakukan langkah antisipasi banjir dan bencana lainnya.Dalama kondisi seperti ini diharapkan warga yang berada di sepanjang aliran Sungai Dengkeng selalu meningkatkan kewaspadaan mengingat datangnya bencana sulit untuk diprediksi.
Sungai Dengkeng sore hari airnya sudah meluap menggenangi persawahan dan desa
"Dalam penanganan bencana baik banjir, tanah longsor maupun bencana lainnya,  pembentukan posko diberbagai tempat seperti di Kecamatan Gantiwarno, Bayat maaupun tempat rawan lainnya," ujar dia.

Sementara dari data dan informasi terakhir yang diterima MATTANEWS Selasa (2/2) beberapa tanggul sungai Dengkeng jebol, bahkan dam yang baru dibangun beberapa waktu lalu ikut tersapu banjir, tak mampu menampung debit air dan arus yang begitu deras. Hujan lebat yang turun sejak siang hari membuat sejumlah desa diwilyah Cawas dan bayat serta karangdowo terendam banjir. Tim Sar dibantu aparat TNI/Polri/Relawan sejaka siang hingga malam hari terus berjaga-jaga memantau situasi.(ono/red)).  

Share on Google Plus

Salam mattanews com

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...