90 Persen Pengerajin Industri Kecil Klaten Belum Punya Ijin.

Pengerajin grabah di Melikan Wedi Klaten
KLATEN MATTANEWS.COM - Pengrajin dan industri kecil di wilayah Kabupaten Klaten belum banyak yang memiliki ijin dan sertifikat verifikasi legalitas kayu (SVLK). Hal itu dikatakan oleh Kepala Bidang (Kabid) Perencanaan Ekonomi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Klaten Wahyu Hariadi. Menurut Wahyu,  masa berlaku sertifikat industri kecil hingga 6 tahun. Sedangkan pengawasan dilakukan setiap 2 tahun.

"Sertifikat industri, dampaknya positif. Meski tidak terlihat secara langsung, paling tidak pasar sudah menghendaki adanya keharusan memiliki SVLK seperti untuk ekspor ke pasar internasional, terutama buyer (pembeli) dari Eropa," ungkapnya kepada wartawan, Kamis (25/2).

Menurut Wahyu, di negara lian seperti di China juga mengharuskan adanya SVLK. "Bahkan di China, kontainer yang masuk ke sana (China) apabila tidak dilengkapi dengan surat-surat maka kontainer tersebut tidak boleh dibongkar," imbuhnya.

Sementara itu Syarat untuk pengurusan SVLK cukup susah. Oleh karena itu, pihaknya terus mendampingi kelompok pengrajin dalam pengurusan SVLK.(ono)


Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...