6 Pengguna Narkoba Diringkus. 3,87 gram SS dan 145 pil Trihexyhenidyl Disita Petugas.

Kapolres Klaten AKBP Faizal saat gelar perkara.
KLATEN MATTANEWS.COM -  Jajaran Kepolisian Polres Klaten membekuk enam orang tersangka penyalahgunaan Narkoba diberbagai tempat dalam Operasi Antik (Anti Narkoba) 2016.
“Kami membongkar lima kasus dengan enam orang tersangka,” kata Kapolres Klaten AKBP Faizal, kepada sejumlah wartawan, Selasa (9/2) siang di Polres Klaten.

Dari enam tersangka tersebut, satu di antaranya warga Kabupaten Sleman (DIY), yaitu Wahyu Isdianto alias Badak (27).  Sedangkan lima lainnya warga Klaten. Diantaranya,  Agus Purwanto (39) warga Jayan, Jombor, Ceper, Joko Mujiyono (47) warga Banyon, Gayamprit, Klaten Selatan dan terakhir Hario Nugroho (42) warga Karang Wetan, Pluneng, Kebonarum. Febri Tri Widodo alias Cebret (21) warga Candirejo, Bugisan, Prambanan, Bagas Setyawan alias Bagor (21) warga Plaosan, Bugisan, Prambanan

Kasat Narkoba Polres Klaten AKP Danang Eko Purwanto mengatakan, jumlah barang bukti yang disita 3,87 gram sabu-sabu, 145 pil atau obat merk trihexyhenidyl, dan dua pil atau obat merk riklona yang mengandung klonazepam.“Satu pelaku terjerat kasus UU (undang-undang) Kesehatan, dua pelaku psikotropika, dan tiga pelaku kasus Narkoba jenis sabu-sabu. Sebelum ataupun sesudah Operasi Antik, kami akan tetap melakukan Giat Narkoba,” terang dia. 

Ditambahkan Danang, tiga kasus dengan empat pelaku terbongkar sebelum Operasi Antik,  akhir Januari lalu. Sedangkan sisanya tertangkap dalam Operasi Antik pada Februari ini.
"Masih ada satu kasus yang menjadi TO Polres Klaten, dan kami akan merangkul semua elemen dalam memberantas narkoba," tandasnya.

Barang bukti, 1 bungkus rokok MLD, 110 buah plastik klip kecil, uang tuani Rp 100 000, satu HP, potongan lakban, korek api, satu buah pipet kaca, kini disita sebgai barang bukti. (ono). 

Share on Google Plus

Salam mattanews com

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...