Wakapolres Klaten Kompol Hendri Y.SIK, Besuk Exs Gafatar di RSUD Bagas Waras Klaten.

Wakapolres Klaten Kompol Hendri Yulianto SIK dan Kasat IPP saat besuk exs Gafatar
KLATEN MATTANEWS.COM – Wakapolres Klaten Kompol Hendri Yulianto SIK, Jumat malam (29) mengunjungi Eks Gafatar (Gerakan Fajar Nusantara) asal Klaten yang kini tergolek lemas di ruang IGD RSUD Bagas waras Buntalan Klaten Jawa Tengah. Saiful Susanto(38) beserta istri Siti Masiroh (30) dan kedua anaknya Rea Anggiana Zanta (4) dan Kenjiawan Erlangga (2) tiba di rumah  Sakit Umum Daerah (RSUD) Bagas Waras Klaten sekitar pukul 11.30 WIB diantar petugas Kesbangpol Klaten karena sakit.

Saiful warga asal Ceper, Klaten mengalami batuk batuk. Dan dari diagonose sementara yang bersangkutan punya gejala asma atau radang ternggorokan. Sementara Rea Anggita diduga menderita sakait tipes. Tubuhnya panas tingi disertai batuk-batuk. Penyakit ini diderita sejak mereka berada diatas kapal. Saat di rumah sakit, mereka mengaku  ingin  mencoba pulang ke Ceper ketempat saudaranya.

Kepada wartawan Wakapolres menjelaskan kedatangannya di RSUD bentuk perhatian dan kepedulian aparat kepolisian dalam memberi rasa aman, nyaman dan ketengan bagi rakyat. Terkait exs Gafatar yang dirawat, dijelasan tidak ada pengamanan khusus, yang ada pendekatan dan pelayanan bagi mereka agar merasa nyaman dan aman.”Tak ada pengawalan atau penjagaan khusus, justru kita dan rumah sakit siap melayanai apa yang mereka perlukan dan butuhkan”, ujarnya.
Direktur RSUD Bagas Waras Klaten dr Limawan Budiwibowo.M.Kes
Sementara itu Direktur RSUD Bagas Waras dr Limawan Budiwibowo M.Kes didampingi Kabid Medik dan non medik V.Retno Setyaningsih SKM membenarkan jika rumah sakitnya merawat pasien exs Gafatar. Menurut Limawan saat ini mereka tengah dalam perwatan tim medis untuk diketahui penyakit yang dideritanya. Tak ada perlakuan khusus bagi mereka, keberadaan mereka sama seperti pasien lainnya. Hanya ada beberapa petugas keamanan rumah sakit didampingi aparat kepolisian untuk menjaga sebagai langkah antisipasi dan memberi rasa aman, nyaman serta percaya diri pada mereka.

“ Saya kira semua sama saja. Tak ada yang istimewa. Layanan kesehatan kita berikan semampu kita sesuai layanan standar sama seperti pasien lain. Dan keberadaan pak polisi sebagai langkah antisipasi sekaligus memberi rasa aman, nyaman dan memulihkan rasa percaya diri mereka”, ujarnya.
Saiful beserta istri dan kedua anaknya yang kini dirawat di RSUD Bagas waras
Sementara Safiul mengaku berada di Kalimantan Barat bergabung dengan eks gafatar lainnya baru dua bulan, dan berangkat dari rombongan eks gafatar Jogjakarta. Dirinya tidak tahu jika apa yang diikuti beserta ratusan teman lainnya akan berujung seperti ini.” Saya dulu kerja dimarketing rental mas. Tapi tergiur bujukan teman akhirnya, saya dan istri memutuskan ikut mereka ke Kalimantan lewat Jogyakaarta, dengan kapal api dua bulan lalu”, tegasnya.(ono/red)
Share on Google Plus

Salam mattanews com

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...