Terkait Gagal Pilkada, Obyek Wisata Banyu Milli Akan di Kelola Pemdes.

Obyek wisata Baanyu Milli tampak dari depan.
KLATEN MATTANEWS.COM - Pemerintah Desa (Pemdes) Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Klaten pada tahun ini akan mengambil alih pengelolaan obyek wisata Banyu Milli, yang sebelumnya dikelola oleh pihak ketiga. Hal ini dilakukan karena pihak ketiga sudah tidak berminat mengelola aset wisata tersebut. Seperti diketahui, Desa Ponggok dikelilingi enam umbul (sumber mata air-red) yang semuanya merupakan aset atau potensial yang dimiliki desa tersebut. 

Sekretaris Desa Ponggok Yani Stiadi mengatakan selama ini keberadaan obyek mata air Banyu Mili dikelola oleh pihak ketiga. September 2016 mendatang, Banyu Mili akan dipulangkan ke desa dan pengelolaannya kembali ke Pemdes Ponggok. 
"Banyu Mili akan kami kembangkan sebagai tempat wisata edukasi yang dilengkapi Alat Permainan Edukatif (APE) dan warung apung. Untuk pengembangan ini dianggarkan Rp 10 miliyar," ujarnya kepada wartawan, Senin(11/1).    

Diakuinya, Pemdes sudah menggelar musyawarah perencanaan pembangunan desa (Musrenbangdes) terkait pengembangan potensi Banyu Mili. "Dalam pengembangan Banyu Mili, kami tidak mengandalkan arsitek atau konsultan tetapi mengacu pada masukan seluruh elemen masyarakat," paparnya.

Pengembangan Banyu Mili nantinya akan sampai ke Umbul Besuki, untuk kegiatan outbond dan konservasi alam. Pasalnya, di umbul tersebut terdapat hutan kecil yang dibawahnya ada sumber mata air.“Luasan wisata banyu mili tersebut 3 hektar dan itu merupakan bekas tanah bengkok sekretaris desa,” terang dia.

Sementara itu menurut beberapa sumber menjelaskan obyek wisata Banyu Milli sebeumnya dikelola oleh salah satu pengusaha Klaten yang pada tahun 2015 sempat maju mencalonkan diri sebagai Bupati. Namun karena gagal akhirnya obyek wisata tersebut pengelolaanya tak diperpanjang.(ono).

Share on Google Plus

Salam mattanews com

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...