Penderita Gizi Buruk Di Klaten Menurun Dratis.

Bupati Klaten terpilih Hj.Sri Hartini saat menjenguk salah satu pasien di RSUD Bagas Waras.
KLATEN MATTANEWS.COM -Dinas kesehatan Kabupaten Klaten mencatat jumlah penderita gizi buruk di Klaten cenderung menurun. Hal itu, berdasarkan data yang ada saat ini angka penyandang gizi buruk dari 15 balita  menjadi 13 balita pada 26 kecamatan di Klaten. Kasi Gizi Dinkes Klaten, Sri Hastutik Suprihandini mengatakan jumlah penderita gizi buruk di Klaten selalu berubah-ubah. Faktor pengetahuan orang tua  dalam memperhatikan  asupan gizi buah hatinya sangat rendah. Selain itu faktor kemiskinan  juga menyebabkan munculnya balita penderita gizi buruk tersebut.

“Penanganan gizi buruk tidak hanya menjadi tanggungjawab dinas kesehatan saja, kalau sudah menyangkut masalah ekonomi ini juga menjadi tanggungjawab Pemerintah Kabupaten Klaten,” ungakpanya. Dijelaskan pula untuk penanganan 13 balita gizi buruk tersebut dilakukan oleh Puskesmas terdekat dimana petugas Puskesmas akan melakukan pemantauan secara intensif.

“Penanganan berupa perawatan sebagai langkah pencegahan,  seperti pemberian edukasi tentang pemenuhan asupan gizi selama 1000 hari pertama kehidupan, inisiasi dini, pemberian ASI ekslusif dan kampanye  kesehatan reproduksi bagi remaja,”jelasnya.
Senam massal karyawan RSUD Bagas Waras peringati hari gizi
Sementara iu dalam rangka memperingati Hari Gizi Nasional, RSUD Bagas Waras Buntalan Klaten Jawa tengah, Jumat pagi (29/1) membagikan makanan tambahan bagi para penunggu pasien rawat inap dan pasien rawat  jalan, konsultasi dokter gratis  serta pemberian bunga  kepada seluruh pasien di RSUD Bagas Waras. Serta gerakan senam massal yang diikuti oleh seluruh karyawan rumah sakit.

 “Kegiatan ini selain dalam rangka menyemarakkan Hari Gizi Nasional  juga sebagai aksi nyata RSUD mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam pemenuhan cakupan gizi keluarga” demikian ditegaskan Direktur RSUD Bagas Waras dr Limawan Budiwibowo.M.Kes didampingi Kepala Bidang Penunjang  Medik dan Non Medik RSUD Bagas Waras Retno Setyaningsih. (ono). 

Share on Google Plus

Salam mattanews com

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...