Overload. TPA Desa Joho Segera Di Pindah.

Warga Mulai menolak kedatangan sampah diwilayahnya
KLATEN MATTANEWS.COM - Akhir-akhir ini tumpukan sampah di tempat pembuangan sampah (TPA) di  Desa Joho, Kecamatan Prambanan, Klaten mencapai 150 ton hingga 170 ton setiap harinya.
Padahal TPA tersebut hanya memiliki luasan kurang lebih 1 hektar dan sudah dioperasionalkan sejak 4 tahun lalu.  Sesuai dengan MoU (Memorandum of Understanding), operasional TPA Joho ini akan selesai sekitar 5 hingga 6 bulan mendatang. 

Kepala Bidang (Kabid) Kebersihan dan Pertamanan DPU Klaten M Anwar Shodiq mengatakan,  mengingat 5 sampai 6 bulan lagi TPA Joho sudah penuh. Dan ini sudah disiapkan TPA  baru yakni di wilayah Desa Troketon, Pedan, Klaten. “Luasan TPA disana sekitar 10 hektar. Untuk TPA Troketon pada 2015 sudah dibebaskan lahannya seluas 3,3 hektar,” ujar dia kepada wartawan, Selasa(5/1/2016) siang.

Kata dia, 5 hektar lagi akan dibebaskan lahannya pada 2016, sedangkan sisanya akan dibebaskan lahannya pada 2017.  "Pada Juni, sampah sudah bisa dioper di TPA Troketon," terang Anwar. Guna mengurangi timbunan sampah, lanjut Anwar, bidang kebesihan dan pertamanan DPU Klaten akan berkoordinasi dengan Kabupaten Brebes dan Karanganyar.

“Nantinya terkait alat/teknologi hasil karya anak bangsa dari Institut Teknologi Bandung (ITB) yang bakal  mengolah sampah organik tersebut,” pungkasnya. (ono). 
Share on Google Plus

Salam mattanews com

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...