Gerbang Sudah Digembok. Tenaga K2 Klaten Gagal Jadi PNS

Pj Bupati Klaten Joko Sawaldi.
KLATEN MATTANEWS.COM
– Pupus sudah harapan 293 tenaga honorer kategori 2 (K2) di Kabupaten Klaten menunggu kepastian diangkatnya menjadi CPNS.Pj Bupati Klaten Joko Sawaldi menegaskan pengangkatan tenaga honorer bukan kewenangan Pemkab Klaten. Sementara kantor BKN (Badan Kepegawaian Negara) menyatakan tidak bisa alias sudah ditutup. 

“Kita hanya memfasilitasi untuk diangkat, namun kewenangan  untuk mengangkat tenaga honorer kategori 2 (K2) di Klaten bukan kewenangan kita. Jadi selama ini kita hanya  berupaya memfasilitasi agar seluruh tenaga honorer K2 dapat diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil”. Ujarnya kepada wartawan diruang kerjanya. Sehingga lanjut Joko dalam hal ini seluruh kewenangan ada di pemerintah pusat.

Terkait hal itu, anggota komisi I DPRD Klaten, Jumianto mengatakan sejak polemik pengajuan berkas K2 muncul di masyarakat, komisi kemudian mendatangi kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN) di Jakarta. Kami ke BKN menanyakan terakait kepastian nasib tenaga honorer K2 di Klaten. 

Hasil dari kunjungannya ke kantor BKN, menurut polisi dari PAN ini, BKN sudah tidak bisa mengangkat aajuan K2 dari Klaten karena sudah ditutup. Sesuai dengan aturan pengangkatan K2 yang berlaku, batas waktu pemberkasan K2 sudah tidak berlaku lagi sejak akhir 2014. 

"Keterangan dari kantor BKN jelas mengatakan ajuan K2 dari Klaten sudah tida bisa dan waktu ajuan sudah ditutup per akhir tahun 2014. Dengan demikian nama-nama tenaga honorer K2 yang diusulkan untuk menjadi CPNS sudah tidak bisa diproses lagi," katanya. (ono).

Share on Google Plus

Salam mattanews com

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...