FPRB Bero Tanam Bambu Sepanjang Tanggul Sungai Cino

Kerjasama yang manis antara ABRI dan rakyat
KLATEN MATTANEWS.COM - Menghadapi musim penghujan komunitas FPRB (Forum Pengurangan Resiko Bencana) di komandani Sri Widodo selaku ketua umum melakukan gerakan bersih sungai dan penghijauan sepanjang tanggul kali cino dalam rangka mengurangi resiko bencana banjir. Minggu (10/01). Kegiatan tersebut  diprakarsai Kepala desa Bero Suranto S.Si. Sebanyak 300 pohon bambu serta bibit tanaman keras bantuan PT. Sampurna di tanam sepanjang tanggul kali Cino yang membelah desa Bero.

“Kami melihat sepanjang tanggul kali Cino ini rawan ambrol akibat tidak adanya pohon penahan tanggul, untuk itu kami selaku organisasi yang bergerak pada kebencanaan berinisiataif melakukan penghijauan” ujar ketua FPRB desa Bero Sri Widodo. Selain penanaman pohon sepanjang kali lanjutnya, kegiatan berupa bersih-bersih sungai dari sampah guna menghindari banjir seperti beberapa waktu lali dan juga penguatan tanggul yang rawan ambrol dengan kantung berisi tanah.

Penghijauan tanggul kali yang di lakukan oleh FPRB Bero, selain mendapat dukungan penuh dari unsur perangkat desa dan karang taruna desa Bero, juga mendapat dukungan dari beberapa komunitas relawan yang tergabung di bawah naungan BPBD Klaten, hal itu terbukti dengan hadirnya komunitas relawan Semut Geni, Bledug Merapai, Pandanaran serta beberapa komuntias relawan kebencanaan yang ikut terjun bersama FPRB Bero melakukan bersih sungai dan reboisasi. Selain itu, beberapa perwakilan aparat keamanan dari polsek dan koramil ikut serta dalam kegiatan tersebut.
Relawan Klaten siap bantu tanam pohon bambu
Menurut Yudi salah satu relawan dari Kecamatan asal Wedi, kegitan FBRB Bero merupakan langkah nyata dalam usaha mengurangi resiko bencana banjir, sedangkan kehadiran relawan yang ikut membantu kegiatan, merupakan panggilan jiwa sesama relawan.“Ini merupakan salah satu upaya untuk menanggulangi bencana, dan kami selaku relawan siap  membantu, ”ujarnya.

Kepala Desa Bero Suranto S.Si, menjelaskan kegiatan penanggulangan kebencanaan di desa Bero, adalah sebuah gerakan nyata di masyarakat. “bersih-bersih sungai ini merupakan salah satu langkah yang dilakukan oleh pemerintah desa Bero melalui FPRB, sebagai tindak lanjut meluapnya sungai Cino beberapa waktu lalu” ujarnya.

Menurut Suranto dalam  waktu dekat akan ada gerakan penanggulangan kebencanaan dari salah satu persahaan yang juga bertempat di desa Bero. Sementara penghijuan tanggul kali cino sebagai bentuk langkah nyata organisasai FPRB desa Bero. Sebelumnya FPRB Bero telah melakukan beberapa kegiatan, simulasi menghadapi bencana gempa dan penanganan bencana kebakaran.(lal)
Share on Google Plus

Salam mattanews com

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...