"Dianak Tirikan" Anggota POPTI Sulit Dapatkan KIS dan Jamkesda.

Anak anak penderita Thalasemia
KLATEN MATTANEWS.COM - Sejumlah  anak penderita thalasemia di Klaten belum mendapatkan jaminan kesehatan pemerintah baik Kartu Indonesia Sehat  (KIS) maupun Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda). Padahal penderita ganguan kesehatan genetik tersebut harus mendapatkan perawatan secara berkelanjutan.

Ketua  Persatuan Orang Tua Thalasemia Indonesia di Klaten,  Joko Wiyono mengatakan  berdasarkan data dari 40 orang jumlah penderita thalasemia di Klaten tercatat ada 13 penderita yang belum tercover KIS maupun jamkesda. Menurut pengakuan mereka menggunakan jaminan kesehatan mandiri melalui BPJS  membayar sendiri setiap bulannya.

“Kita meminta kepada pemerintah melalui dinas terkait dapat memberikan kemudahan bagi anak penderita thalasemia mendapatkan pemihakan KIS ataupun Jamkesda, Demikiaan dijelaskan Joko disela-sela acara semianar Thalasemia di uala RSDD Bagas waras Buntalan Klaten, Jawa Tengah, Sabtu(9/1).  

Sekretaris Dinas Kesehatan Klaten Partowo menjelaskan anak penderita thalasemia dapat  diusulkan mendapat  jaminan pelayanan kesehatan dari pemerintah. Menurutnya untuk kuota penerima jamkesda di Klaten  sebanyak 32.417. Setiap bulan data penerima jaminan kesehatan itu di update setiap bulan, sehingga  suatu desa yang terdapat penderita thalasemia dapat menghubungi  kepala desa setempat.

“Orang tua penderita dapat berkoordinasi dengan kepala desa setempat jika ada perubahan data penerima karena meninggal, pemerintah desa dapat menyampaikan perubahan data ke Dinas Kesehatan, terang Pratowo. (ono).


Share on Google Plus

Salam mattanews com

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...