Antisipasi Bahaya DBD, Desa Bero Sosialisasi Gerakan 3M.

Sosialisasi DBD di Balai Desa Bero Trucuk
KLATEN MATTANEWS.COM - Kepala desa Bero, Trucuk, Klaten. Suranto S.Si, menghimbau kepada masyarakat untuk melakukan gerakan bersih lingkungan dalam menghadapi musim pancaroba. Selain himbauan bersih lingkungan, masyarakat di minta untuk memangkas pohon-pohon tinggi yang ada di pekarangan masing-masing untuk menghindari terjadi pohon tumbang karena peralihan cuaca saat ini. Hal itu dilakukan untuk meminimalisasi terjadinya bencana akibat cuaca yang tidak menentu.

Himbauan bersih lingkungan  di sampaikan oleh Suranto S.Si di sesi lain-lain dalam Musrenbangdes. Kegiatan bersih lingkungan merupakan salah satu upaya dalam penanggulangan penyebaran penyakit demam berdarah dengue (DBD), hal itu di sampaikannya kepada semua kepala RT RW dan pemuka masyarakat yang hadir dalam Musrenbangdes,Rabu (06/01)di gedung aula balai desa Bero.menyusul terjadinya wabah DBD  yang menyebabkan salah satu warga di desa Drono, Ngawen meninggal dunia.

“saya harapkan kepada semua yang hadir saat ini agar menyapaikan hal ini kepada masyarakat di lingkungannya untuk melaksanakan progaram bersih lingkungan dan gerakan 3M (Mengubur, Menutup dan Menguras) guna menghindari terjadinya wabah demam berdarah akibat peralihan musim” ujar Suranto kepala desa Bero.

Kesadaran masyarakat tentang gerakan 3M lanjut Suranto sebagai salah satu bentuk pencegahan bersarangnya nyamuk Aedes aegypti atau nyamuk pembawa bibit penyakit demam berdarah. Dengan lingkungan yang bersih di harapkan penyakit demam berdarah tidak terjadi di desa Bero. Selain itu himbauan juga di tujukan kepada masyrakat yang memiliki pohon tinggi untuk memangkas dahan-dahannya. Di kawatirkan dengan perubahan musim yang terjadi saat ini, pohon tinggi tersebut bisa roboh akibat di terjang angin sebab akar yang tidak kuat.(lal)

Share on Google Plus

Salam mattanews com

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...