Sekitar 150 massa Aliansi Masyarakat Klaten Menolak Kecurangan, Demo di Kantor KPU dan Panwas.

Para pendemo membacakan aksinya
Klaten Mattanews.com-Massa yang menamakan diri Aliansi Masyarakat Klaten Menolak Kecurangan Pilkada Sabtu (15/12) siang mendatangi Kantor Panwaslu dan KPU Klaten. Sebelum menuju Panwaslu dan KPU Klaten, kelompok yang mewakili beberapa element masyarakat tersebut berkumpul di halaman Monumen Juang 45 Klaten. Dengan mengenakan masker putih, spanduk, serta beberapa kendaraan. Sekitar 150 massa  tersebut langsung bergegas menuju Kantor Panwaslu dengan pengamanan ketat petugas kepolisian. Sekitar pukul 09.30.
Salah satu koordinator aksi, Nanang Nuryanto menegaskan  aksi tersebut merupakan inisiatif beberapa element masyarakat Klaten yang menginginkan pelaksanaan pilkada berjalan aman lancar dan berkualitas. Ia juga menegaskan bukan mewakili tim sukses manapun.Lebih lanjut Nanang menjelaskan target aksi kita adalah Panwas untuk bisa sebagaimana yang diharapkan masyarakat Klaten dan tidak diam atas fakta yang terjadi di lapangan. Kami hanya berharap Panwas bekerja sebagai mana mestinya.  
Sang Korlap berorasi menentang kecurangan Pilkada
“ Pilkada Klaten yang telah berjalan ini telah dicemari dengan tindakan kecurangan yang terencana, terstruktur dan masive, hal ini dapat dilihat dari beberapa indikasi yang muncul seperti adanya penekanan di internal penyelenggara pemerintahan seperti, para PNS, SKPD hingga ditingkat kepala desa” ugkap Nanang di sela-sela aksi demo di depan Kantor Panwaslu Klaten, sabtu (12/12). 
Sementara itu, dalam menenaggapi tuntutan para peserta aksi, Ketua Panwaslu Klaten Wandiyo supritayno mengatakan tidak ada laporan dari tim sukses pasangan calon terkait dengan adanya indikasi pelanggaran. Menurut Pandiyo jauh sebelumnya Panwaslu sudah mengingatkan kepada tim sukses masing masing pasangan calon jika menemukan adanya indikasi pelanggaran.
Ketua Panwas Klaten Wandiyo Supriyanto menerima pendemo
“Kami sudah mengingatkan kepada semua Timses Paslon untuk melaporkan ke Panwas jika menemukan indikasi pelanggaran, tapi sampai hari H tidak ada laporan. Sementara untuk kasus di Malangan Tulung, Kami sudah memanggil kelima pelaku yang tertangkap, namun mereka mangkir dari Panggilan Panwas. Karena itu kami akan laporkan ke rapat Gakumdu siang ini ”, jelas Wandiyo.
Usai menggelar aksi di Panwas, rombogan langsung menuju ke kantor KPU Klaten. Diatas truk Ismail tampil sebagai pembicara. Mantan Kepala Desa Drono ini dengan lantang menegaskan harga orang di Klaten pergundul hanya lima belas ribu. Ini merupakan bentuk kecurangan money politik yang harus segera ditindak lanjuti oleh aparat terkait.(tim)

Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...