Pak Lurah Mbeteng. Siap "Nyetrum" Penyakit dan Membuka Aura Anda.

Pak Lurah saat menggarap pasien Lemah syawat
Klaten Mattanews.com -Sederhana, supel dan mudah bergaul. Itulah keseharian Prapto Sugiyarto, Kepala Desa Mbeteng, kecamatan Karangnongko Klaten Jawa Tengah. Sifat dan pembawaanya yang low profile membuat dirinya begitu disukai rakyatnya. Maka tak heran pada Pilkada kemarin tanpa dikomando warga Mbeteng sak iyek sak eko proyo membantu beliau. Dan akhirnya Pilkada di Mbeteng sukses.

Namun siapa sangka jika ditengah kesibukannya sebagai Kepala Desa pria sederhana ini punya keahlian dalam hal penyembuhan. Bahkan hingga saat ini sudah ratusan pasien berhasil disembuhkana dari penyakitnya. Sebuah pengobatan alternatif “terapi listrik” yang telah ditekuninya sejak puluhan lalu, ternyata mampu membantu warga yang membutuhkan.

Di era digital dengan kecanggihan teknologi yang serba computer sarana kesehatan memang telah tersedia. Namun tidak semua penyakit bisa disembuhkan dengan alat yang serba canggih. Karena terkadang ada penyakit yang justru bisa disembuhkaan lewat pengobatan alternatif atau dengan tanaman herbal.

“Semua yang saya miliki adalah kuasa Tuhan Yang Maha Esa. Ilmu ini saya peroleh dari ketekunan saya belajar demi bisa membantu sesama. Dan Alhamdullilah kini apa yang saya dapat bisa bermanfaat bagi otang banyak. Dan mudah mudahana apa yang saya lakukn ini bagian dari ibadah saya”, ujar pak lurah usai menggarap pasien asal Boyolali.

Stroke, lemah jantung, batuk kronis, syaraf, ginjal, sulit punya keturunan adalah sebagain dari berbagai macam penyakit yang sering di tangani. Namun jangan heran jika paak lurah juga bisa membuka aura seseorang  agar bisa tampil lebih fress dan percaya diri.
Aliran listrik yang kuat bisa membuat pasien menahan rasa sakit
“ Ilmu atau metode yang sya pakai ialah perpaduan energi listrik dan ilmu Sastro Jendro lama yang telah kami kembangkan. Sehingga dua perpaduan ini mampu menghasilkan energi positif yang luar biasa. Sehingga dalam setiap mengobatai pasien saya harus menggunakan aliran listrik untuk proses pengobatan”, tandasnya.  

Pasien pak lurah tidak terhitung jumlahnya. Mereka datang kerumah pribadinya di dukuh Tegalduwur, Desa Mbeteng, kecamatan Karangongko Klaten. Walau merka datang dari berbagai penjuru kota dengan keperluan berbeda seperti berobat, minta pengasihan atau membukakan aura, dirinya tetap tidak mau disebut sebagai paranormal atau dukun. Demikian pula dengan tarif pengobatan.

Jika ada yang memberi, semua sifatnya suka rela dan iklas. Karena selama ini beliau tidak pernah memasang tarif. Namun yang datang dilayani tanpa terkecuali.”Niat saya beribadah membantu sesama. Rejeki sudah ada yang mengatur. Maka pantangan bagi saya memasang tarif atau minta bayaran pada pasien. Justru jika pasien tidak punya uang mereka saya sangoni untuk ongkos pulang”, ujar sang kepala desa mbois ini.(hilal)  
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...