Kabid Bina Marga PU Klaten "Impotent" Proyek Salahi Bestek "Direstui"

Proyek trotoar besi dan ketebalan tidak sesuai bestek tapi "tetap diijinkan"
Klaten Mattanews.com - Keberanian Dinas PU Klaten terhadap rekanan yang mengerjakan pekerjaan trotoar sepanjang jalan Ir. Sukarno, Buntalan, Klaten  hanya di atas kertas saja. Terbukti, hingga hari ini pernyataan Kabid Bina Marga dan surat dari Dinas PU terkait beberapa hal yang menyangkut teknis dan pembongkaran pekerjaan yang seharusnya di lakukan  oleh CV. Pilar Putra Ranggo, tidak di lakukan. Dan terkesan adem ayem, bahkan kabid Bina Marga pun masih mengelak dengan dalih bahwa dirinya telah 2 kali melayangkan surat terhadap rekanan untuk membongkar pekerjaan tersbut.

“Kami sudah melayangkan surat dua kali terhadap rekanan, CV. Pilar Putra Ranggo untuk membongkar keseluruhan pekerjaan trotoar di Jl. Ir Sukarno, Buntalan, Klaten terutama pekerjaan yang berada di atas saluran air, dan itu sudah di laksanakan.” Ujar Sumarno.
Sumarno Kabid Bina Marga PU Klaten
Namun apa yang di nyatankan oleh Sumarno bertolak belakang dengan ang terjadi di lapangan, hasil pantauan di lapangan, pekerjaan trotoar yang bermasalah yang di kerjakan oleh Cv. Pilar Putra Ranggo hingga kini belum di bongkar, bahkan rekanan tersebut malah melanjutkan pekerjaan yang mendapat sorotan dari masyarakat dan Dinas PU.

“Pekerjaan yang di lakukan oleh CV. Pilar Putra Ranggo saat ini sudah sesuai dengan intruksi kami, dan mereka melanjutkan pekerjaan tersebut karena sudah ada ijin dari kami” lanjut Sumarno Kabid Bina Marga Dinas PU Klaten.

Sementara itu, Legiman atau yang biasa di sapa Alex salah satu anggota DPRD Klaten komisi III dari Fraksi PPP menyatakan, dirinya sangat menyayangkan dengan adanya pekerjaan yang tidak sesuai teknis dan spek pekerjaan. Selain itu, perintah pembongkaran dari Dinas PU seharusnya di lakukan oleh rekanan karena hal tersebut menyangkut masalah teknis. Untuk itu Alek akan segera berkoordinasi dengan piminan dan anggota komisi III untuk menindak lanjuti temuan dan laporan dari masyarakat.
Alex anggota komisi III DPRD Klaten
“Bongkar Pekerjaan yang tidak sesuai, apalagi PU sudah melayangkan surat pada rekanan untuk membongkar pekerjaan tersebut, PU harus bertindak lebih tegas bukan hanya melayangkan surat, kalau perlu di hentikan pekerjaanya dan rekanan tidak di perbolehkan melanjutkan pekerjaan sebelum membenahi pekerjan yang menyalahi aturan,” Ujar Alex tegas

Temuan ini lanjut Alex akan segera saya koordinasikan dengan pimpinan dan anggota komisi III untuk di lakukan pembahasan, untuk mengambil langkah yang tepat guna melakukan tindakan lebih lanjut, ujar Alex`

Terkait, Kabag Pembangunan Sigit Gatot tidak ada di tempat ketika hendak di konfirmasi atas pembongkaran trotoar sepanjang Jl. Ir. Sukarno, Buntalan, Klaten yang belum jadi di kerjakan padahal sudah mendapat surat teguran dari Dinas PU bahkan hingga dua kali. 

Seperti diberitakan sebelumnya proyek pembuatan trotoar disepanjang jalan Ir Sukarno Buntalan, senilai kurang lebih Rp 1,8 milliar ini banyak menyalahi bestek. ukuran besi yang seharusnya ukuran 12 hanya memakai besi ukuran 10 .Ketebalan lapis cor seharusnya 10 hanya sekitar 6 sampai 8 centimeter. (lala/rocky)
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...