Depan Masjid Agung Al'Aqza Klaten Harus Steril Pedagang Kaki Lima.

Kepala Satpol PP Klaten Slamet Widodo
Klaten Mattanews.com – Daerah sekitar depan Masjid Agung Al’Aqza Klaten harus bersih dari para pedagang kaki lima. Karena selain mengganggu ketertiban pengunjung, hal tersebut juga mengganggu keindahan dan ketertiban di sekitar masjid. Untuk itu bagi para pedagang kaki lima dipersilahkan berjualan diteampat lain yang sekiranya tidak mengganggu ketertiban atau tidak berada di wilayah larangan, dengan sistim knock down. Pedagang bisa berjualan antara pukul 15.00 hingga pukul 06.00.

“Kami tetap melarang siapa saja berjuaan disekitar halaman depan masjid Agung. Karena selain mengganggu ketertiban, darah tersebut termasuk wilayah larangan berjualan. Untuk itu saya sarankan bagi para pedagang kaki lima untuk berjualan ditempat lain di sekitar Masjid dengan sistim buka tutup, dan kita beri waktu mulai pukul 15.00 – 06.00. Setelah jam itu sekitar masjid harus bersih”, demikian ditegaskan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Slamet Widodo.
Salah satu pedagang yang sudah 10 tahun mangkal di sekitar Masjid
Namun bagi para pedagang yang nekad berjualan dan tidak mengindahkan aturan yang sudah kita sebarkan menurut Widodo, pihaknya tidak akan segan segan membongkar dan mengangkut lapak dagangan mereka.”Kita sudah beri peringatan pada pedagang kaki lima lewat himbauan dan selebaran pengumuman. Jadi jangan salahkan petugas jika mereka nekad, petugas kamipun tegas bertindak”, tegasnya. (tev)
Share on Google Plus

Salam mattanews com

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...