Budidaya Jalak Mas Totok, Semakin Menjanjikan.

Burung jalak semakin digandrungi harganyapun Oke
Klaten Mattanews.com – Diversifikasi usaha. Mungkin itulah yang dilakukan Totok Pasing Kusumo, warga dukuh Bangilan, Desa Ngalas, Kecamatan Klaten Selatan, Klaten Jawa Tengah. Sukses sebagai petani dan peternak itik, kini lelaki 49 tahun ini, mulai mengembangkan bisnis barunya yakni beternak burung Jalak. Dan hasalnya luar biasa. Tahap awal dirinya siap melepas 30 pasang jalak siapan dengan harga sekitar Rp 800.000/pasang.

Beternak Jalak menurut Totok memerlukan ketekunan dan ketlatenan yang luar biasa. Karena jika tidak, biasanya banyak pemain pemula yang sering gagal. Umumnya mereka gagal karena kurang telaten dalam merawat anak burung (piyek) yang masih berusia sehari setelah penetasan.” Beternak Jalak sebenarnya tidak sulit. Namun memang diperlukan ketlatenan perawatan dalam pemeliharaan. Apalagi merawat anak burung yang baru berumur sehari hingga umur 1 bulan”, ujar Totok
Totok membuat kandang untuk indukan jalak.
Keuntungan beternak burung yang memiliki kicauan khas ini  memang cukup menggiurkan. Anak burung usia 10 hari sepasang harganya sudah mencapai angka Rp 400 ribu/pasang. Sedang untuk usia siapan mencapai Rp 800 ribu/pasang. Sedang untuk jalak dewasa harga kisaran Rp 2.3 juta/pasang.

Pakan burung jalak tidak sulit untuk didapatkan. Burung jenis ini biasanya makan BR, kroto atau uler. Jika dalam kondisi sehat dan normal, setiap indukan mampu bertelur 2 kali dalam 50 hari. Pemasarannyapun tidak sulit. Karena burung ini termasuk hewan yang banyak penggemarnya, maka peternak tidak perlu repot-repot mencari pembeli, karena justru pembeli yang berburu burung ini untuk diternak atau dijual kembali.(red)


Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...