60 Anak Ikut Khitanan Massal, Muharrom Ceria bersama DSH di RSUD Bagas Waras Klaten.

dr bedah RSUD Bagas Waras Klaten tengah menyunat peserta khitanan
Klaten Mattanews.com – Sedikitnya 60 anak usia 7 hingga 12 tahun mengikuti khitanan massal yang diselenggarakan yayasan Sosial DSH (Dompet Sejuta Harapan) bekerja sama dengan RSUD Bagas waras Buntalan Klaten. Acara yang digelar di ruang poliklinik RSUD tersebut dipimpin langsung dokter bedah RSUD Bagas Waras dr Andrian bersama 9 dokter lainnya.
Direktur RSUD Bagas waras dr Limawan bersama Bupati Klaten terpilih Hajah Sri Hartini
Direktur RSUD Bagas Waras dr Limawan menjelaskan penyelenggaraan khitanan massal ini bertujuan membantu anak anak yang kurang beruntung sekaligus memperkenalkan keberadaan RSUD bagi masyarakat Klaten. Sementara ketua DSH Klaten Drs H. Amin Mustofa Msi menandaskan proyek sunatan massal adalah kegiatan rutin yang dilakukan DSH dalam berbagi rejeki dengan kaum duafa, anak yatim, orang kurang beruntung dan mereka yang membutuhkan. Untuk saat ini DSH memang mengajak kerja sama RSUD Bagas Waras, karena RSUD milik rakyat Klaten.
Menunggu giliran sambil nonton TV layar lebar
“ Kami menyediakan semua sarana dan prasarana, termasuk tenaga dokter dan tenaga medis lainnya. Sedang untuk kegiatan pembiayaan dan lainnya semua tanggung jawab DSH. Kita berharap kedepan kerja sama ini bisa ditingkatkan lagi, demi kemashalatan orang banyak”, ujar dr Limawan direktur RSUD Bagas waras Buntalan Klaten, Minggu (27/12).
Janu bersama tim DSH lainnya.
Sementara itu Direktur oprasional DSH Janu Kurniawan didampingi, sekretaris Ustazd Maryanto dan pengurus lainnya menjelaskan, untuk kegiatan kali ini diikuti sekitar 60 anak anak dari berbagai kalangan. Mulai dari anak yatim, anak kaum duafa, anak yatim piatu dan mereka dari keluarga yang kurang beruntung. Total beaya yang dikeluarkan sekitar Rp 15 juta rupiah.
Salah satu peserta tengah ditangani tenaga medis dari RSUD Bagas Waras
Peserta khitanan selain mendapat uang saku menurut Janu Kurniawan juga mendapatkan bingkisan lain seperti, kopyah, sarung serta uang saku. Untuk Desember tahun ini, lanjut Janu pihaknya juga telah melakukan khitanan massal sebanyak 2 kali dengan jumlah peserta sekitar 120 anak. “ Kita adalah yayasan sosial yang bekerja dan berbuat untuk membantu mereka yang membutuhkan atau kurang beruntung”, tegasnya. ( hil/red)     
Share on Google Plus

Salam mattanews com

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...