Tokoh Sepuh PDI Klaten Turun Gunung. Kirno Hadi Dukung Hajah Sri Hartini.

Andi Purnomo SH, saat diterima Kirno Hadi di kediamannya
Klaten Mattanews.com – Tokoh sepuh PDI Klaten Sukirno Hadi yang juga tokoh Marhaenis Klaten akhirnya turun gunung mendukung pencalonan hajah Sri Hartini sebagai Bupati Klaten, Jawa Tengah. Pernyataan sikap tersebut disampaikan langsung dikediamannya Desa Jagalan, Kecamatan Karangnongko, Klaten kepada Andi Purnomo SH, putra Sri Hartini saat bersilahturohmi di kediamaanya.

“Selama masih ada gambar banteng hukumnya wajib kita pilih dan kita dukung. Sebagai orang Marhaenis putra Bung Karno, tidak ada alasan lain selain mendukung Sri Hartini dalam Pilkada Klaten mendatang. Karena dia kader partai dan disusung oleh partai PDI Perjuangan. Jangan mengaku anak Bung Karno dan seorang Nasionalis jika masih suka menggadaikan ideoligis partai dalam kepentingan sesaat”, tegas Sukirno Hadi mantan ketua DPC PDI Klaten era tahun 90an.
Tokoh Marhaenis Klaten temen dekat dan seangkatan Ibu Megawati
Menurut Sukirno saat ini dirinya sangat prihatin dengan banyaknya kader PDI yang tega menjual partai dan ideologi demi kepentingan pribadi. Dalam Pilkada kali inipun dirinya sangat menyanyangkan dengan sikap beberapa oknum kader partai yang justru bergabung mendukung calon lain dari partai lain. “Inilah kader keblinger dengan kepentingan sesaat. Kader seperti ini perlu dipertanyakan jiwa Nasionalis partainya. Saya tidak suka dengan model kader seperti itu”, tegasnya.

Menurut mantan anggota DPRD Klaten ini, dulu pada saat dirinya masih aktif terjun didunia politik, nyawa taruhan dalam memperjuangkan ideoligi. Bagaimana dirinya harus tidur dengan pengawalan anggota TNI dengan pistol yang selalu menempel dibadan. Namun semuanya tidak pernah menyurutkan dalam berideologi. “ Lha kok sekarang ngakunya anak Bung Karno, baru di iming-imingi uang dan jabatan sudah goyah. Akhirnya mendukung calon lain bahkan pindah partai. Ini bukan tipe kader partai atau anak Bung Karno”, tegasnya.
Kirno Hadi serius memberi nasehat pada Andi Purnomo pewaris ajaran Bung Karno
Untuk itu kepada seluruh kader partai PDI Petjuangan yang mengaku seorang Nasionalis sejati dan anak Bung Karno, tidak ada alasan untuk tidak memilih Hajah Sri Hartini dalam Pilkada mendatang.”Jika dalam Pilkada Hartini kalah, maka yang kalah bukan Hartini tapi itu kekalahan  ajaran Bung Karno dan Nasionalisme. Maka seluruh kader partai harus berjuang demi kemenangan Hajah Sri Hartini”, tegas teman dekat sang ketua umum PDI Perjuangan Megawati ini.(lala/red)
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...