Terminal Bus Ir.Sukarno Buntalan Siap Jadi Pusat Angkutan Massal.Angkudes Siap Hidup Kembali

Dokar Siap mangkal jadi angkutan tradisional di Klaten
Klaten Mattanews.com – Terminal bus Ir Sukarno Buntalan yang terletak berseberangan dengan stasiun kereta api Klaten akan menjadi pusat layanan angkutan massal di Klaten. Di terminal tipe A ini nantinya akan mangkal seluruh angkutan kota dan pedesaan serta angkutan alternatif tradisional Dokar/andong yang akan menjadi trade merk angkutan wisata Klaten.

Di terminal yang terintregrasi dengan stasiun kereta api ini nantinya akan dibukan 6 koridor angkutan pedesaan yang saat ini kondisinya tinggal 20 persen dari jumlah ada. 6 koridor tersebut diantaranya, koridor 1 Klaten-Jatinom-Tulung. Koridor 2 Klaten-Bendo Gantungan-Wedi-Bayat-Cawas. Koridor 3 Klaten Karangwuni-Pedan-Cawas. Koridor 4 Klaten Buntalan-Jimbung-Bayat. Koridor 5 Klaten-Gondang-Kemalang-Surowono, dan Koridor 6 melayani Klaten Prambanan-Manisrenggo.
Terminal Bus Ir.Sukarno Tipe A Buntalan Klaten
Kepala Dinas Perhubungan Klaten Bambang Giyanto menjelaskan saat ini masalah angkutan massal di Klaten memang mengalami penurunan jumlah armada yang cukup dratis. Hal ini disebabkan beberapa faktor diantaranya, semakin meningkatnya ekonomi warga Klaten, sehingga sudah banyak orang punya kendaraan pribadi. Klaten bukan daerah industri, sehingga tidak banyak pabrik dan buruh kerjanya. Ketiga geografis Klaten yang datar, sehingga mudah untuk dilalui semua jenis angkutan. Hal inilah salah satu penyebab angkutan massal di Klaten kurang bisa berkembang.

“Kita memang cukup prihatin dengan kondisi angkutan massal di Klaten yang saat ini hanya tinggal 20 persen yang bisa bertahan. Tapi dengan terminal baru yang terintregasi dengan stasiun kereta api, kita optimis angkutan massal Klaten akan hidup kembali”, ujarnya.
Wakil Bupati Klaten saat pecah kendi resmikan angkutan Dokar/andong di terminal
Terminal Klaten yang berdiri diatas tanah seluas 5000 meter persegi saat ini memang memasuki massa akhir pengerjaanya. Diterminal ini juga disediakan Berbagai fasilitas seperti ruang tunggu, mushola, kantin, unit perkantoran, Mall, toilet dan perkiosan. Termasuk terminal khusus untyk managkal angkutan tradisional Dokar/Andong. Dalam waktu dekat juga akan dibangun jembatan layang yang menghubungkan antara Terminal dan Stasiun Klaten. Sehingga penguna jasa tidak perlu repot jika ingin bertukar angkutan.

Sementara itu terkait adanya beberapa bangunan yang mulai rusak seperti saluran air, paving atau lantai keramik, Bambang menjelaskan hal itu sangat mungkin terjadi karena terminal masih dalam proses pengerjaan. Sehingga jika terjadi kerusakan adalah hal wajar karena banyaknya alat berat yang beroprasi. Namun jika semua pengerjaan selesai, dipastikan semua bisa ter atasi.” Harap maklum terminal masih dalam proses penyelesaian, jadi wajar jika ada bangunan yang belum rapi atau rusak”, ujarnya.(get)
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...