Sikap Kenegarawanan Sosok Sri Hartini Nampak Ketika "Diremehkan" Oleh Calon Lain Diatas Panggung..


Suasana debat calon Bupati Klaten 2016. di RSPD Klaten
Klaten Mattanews.com – Debat calon Bupati Klaten putaran terakhir berhasil digelar dengan sukses siang tadi Senin(9/11) di gedung RSPD (Gedung Sunan Pandanaran), yang terletak dijalan Pemuda Tengah, Klaten Jawa Tengah. Tiga pasang calon mulai dari nomor satu yakni Fauzan – Sri Harmanta, pasangan nomor urut dua One Krisnata – Sunarto serta pasangan nomor urut tiga (3) yakni Hajah Sri Hartini – Hajah Sri Mulyani yang diusung partai PDI Perjuangan dan didukung 6 partai pendukung, telah berhasil melakukan sesi tanya jawab dengan baik.Tanpa ada kesan canggung dan demam panggung,

Dalam debat kali ini ketiga calon tampak sudah mulai menguasai panggung dan belajar tentang materi debat. Hal ini dapat terlihat dalam sesi tanya jawab yang dipandu langsung oleh moderator Nasional Prof Sudarto.P.Hadi mantan Rektor Undip Semarang ini berjalan kancar hangat dan sedikit tingkat kesalahannya.

Misalnya Fauzan calon Bupati dari jalur independen, pada tampilan kali ini tampak sdikit kalem dalam melontarkaan pertaanyaan dan menyampaaikan statemen. Beda jauh pada debat pertama yang tampak berapi-api dan begitu bersemangat. Demikian pula dengan pasangan nomor urut dua One Krisnata – Sunarto. Tampak pak One sudah bisa menguasai panggung walau untuk menutup kesan groginya beliau selalu memainkan kipas yang dibawanya, walau udara tidak panas karena banyak AC. Dan kurang bisa menahan emosinya.
Calon Bupati Sri Hartini - Sri Mulyani nomor urut 3 dari PDI-P
Sedang pasangan yang tetang tenang namun justru semakin mapan justru ditampilkan calon nomor urut tiga yakni Hajah Sri Hartini – Hajah Sri Mulyani yang tetap tenang dan fokus dalam mengikuti acara. Sehingga beberapa pertanyaan yang bernada memancing emosi tak pernah ditanggapi. Pasangan ini justru tamapak semakain matang dan menguasai materi, walau terkadang ada sedikit kekeliruan dalam berucap.

Sikap kenegawaran sosok Sri Hartini tampak ketika calon bupati dari nomor urut dua melontarkan perkataan yang menyanyangkan kenapa harus Sri Hartini yang maju sebagai Bupati dari nomor tiga. Seharusnya dibalik yang lebih pantas menjadi Bupati Ibu Sri Mulyani. Namun lontaran tersebut tak sedikitpun direspon oleh calon dari pasangan nomor urut 3.

Inilah kelebihan sosok dua Srikandi Klaten yang memimpin dengan jiwa kenegarawanan dengan perasaan seorang ibu yang penuh kasih sayang. Walau diremehkan oleh musuh diatas panggung didepan publik, tak sedikitpun punya kesan marah atau emosi. Semua dibalas dengan senyum dan justru memberi pujian kepada yang meremehkan. (tim)   
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...