Listrik 450 VA Batal Naik, 900 VA Dikaji Ulang

Pada awal tahun depan (2016) pemerintah merencanakan akan mencabut subsidi listrik salah sasaran pada pelanggan 450 VA dan 900 VA yang berarti tarif listrik akan naik.  Berdasarkan data dari PLN, pelanggan yang menerima subsidi tidak tepat sasaran berjumlah 23 juta pelanggan yang terbagi pada kelompok pelanggan 450 VA dan 900 VA. Direncanakan kelompok pelanggan 450 VA dan 900 VA ini akan disesuaikan (naik) tarif listriknya per 1 Januari 2016.
 
Namun, setelah rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo semalam, Rabu, (4/11/2015), Presiden meminta mengkaji ulang pencabutan subsidi tersebut.  "450 VA tidak ada perubahan harga karena kita ingin memberi kemudahan kepada masyarakat kecil," kata Sudirman, saat ditemui di Gedung Auditorium LIPI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (5/11/2015).

Sedangkan, untuk pelanggan 900 VA, lanjut Sudirman, Pemerintah akan memberikan waktu selama enam bulan kepada PT PLN (Persero) untuk menyisisir ulang pelanggan yang menggunakan subsidi salah sasaran.

Sebagai informasi, harga listrik pelanggan 450 VA sekitar Rp415 per kWh dan pelanggan 900 VA sekitar Rp605 per kWh diperkirakan akan naik menjadi harga keekonomian sekitar Rp1.350 per kWh, yang tiap bulan-nya bisa berubah. Kita tunggu kepastiannya. Kalau jadi naik berarti lebih dari 100%, apa nggak kasian rakyat kecil yang bukan PNS ya?

Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...