Best Of The Best. Hajah Sri Hartini Sosok Negarawan Ber Hati Mulya.

Hajah Sri Hartini Calon Bupati Klaten Priode tahun 2016-2021
Mattanews.com – Penonton debat calon Bupati Klaten tahap ke II yang digelar di gedung Ki Ageng Pandanaran (RSPD) Klaten dibuat tercengang dan kaget, ketika pasangan nomor urut 3 yakni Hajah Sri Hartini- Hajah Sri Mulyani dengan lancar, faseh dan cerdas mampu mengikuti acara debat calon yang dipandu Prof Suhardi mantan Rektor Undip Semarang. Hal ini terjadi karena beberapa sebelum hari pelaksanaan disebar issu dua Srikandi ini tidak berani hadir di acara tersebut.

Penoton dan warga Klaten yang mendengarkan siaran langsung acara inipun semakin terbelalak dan kaget, karena Sri Hartini sebagai calon Bupati mampu menjawab semua pertanyaan dari calon lain. Sehingga debat kali ini benar benar seimbang dan berjalan dengan tingkat kesalahan dibawah 1 persen. Hal ini dapat dimaklumi karena bagi para pendukung calon lain, berharap dan yakin jika pasangan nomor urut tiga akan KO di ajang debat.
Selalu hormat dan minta restu pada yang lebih tua
Sayang prediksi mereka melesat dan salah besar. Dua Srikandi mampu meladeni kamampuan calon lain tanpa perasaan takut atau minder. Justru dengan tingkat kepercayaan yang tinggi serta pengalaman yang matang, Sri Hartini- Sri Mulyani mampu menjungkir balikkan fakta di atas podium. Bahkan kebesaran jiwanya sebagai seorang negarawan tampak manakala dia tidak marah ketika dinilai tidak layak menjadi calon Bupati oleh lawan.

Lantas siapakah sosok Hartini yang sebenarnya. Lahir 16 Desember 1961 Hajah Sri Hartini ternyata istri almarhum Haryanto Wibowo, mantan Bupati Klaten tahun 2000 - 2005. Pasangan ini dikaruniai dua putra yakni  Andi Purnama SH kini anggota DPRD Klaten dan  Dina Permatasari  SE.MBA yang kini meniti karier PNS di Propinsi Riau.
Tak pernah ragu atau malu, berbaur dengan warga makan di warung HIK
Kini Sri Hartini masih menjabat sebagai wakil Bupati Klaten.Masa tugas tersebut akan segera berakhir 2 Desember 2015 menyusul akan segera digelarnya Pilkda Klaten 9 Desember. Merasa masih belum bisa berbuat banyak untuk rakyat Klaten, maka wanita hebat inipun mencalonkan diri sebagai Bupati Klaten priode tahun 2016-2021 menggandeng Hajah Sri Mulyani istri Bupti Klaten H. Sunarno SE. Dalam hati perempuan yang memiliki semboyan pengabdian tiada henti hanya ada satu tujuan memberi yang terbaik untuk rakyat, demi kemajuan Klaten.

Menyikapi keinginan Sri Hartini maju menjadi Bupati akhirnya bisa dipahami dan perlu didukung. Sebagai sarjana ekonomi yang kaya akan pengalaman dirinya siap membangun perekonomian Klaten kedepan lebih baik lagi. Hal tersebut tak perlu diragukan karena pengalaman menjadi istri Bupati dan kedudukannya saat ini sebagai wakil Bupati, membuat dirinya tahu betul apa yang harus dilakukan untuk rakyat Klaten.
Selalu dekat dengan warga tanpa batas pangkat dan status
Terjun dalam bidang organisasi sudah menjadi makanan tiap harinya bagi ibu dua anak ini. Menjadi ketua tim penggerak PKK ditahun 2000-2005, menjadi ketua yayasan GNOTA Klaten, menjabat ketua gerakan organisasi wanita (GOW). Di bidang Politik, sosok sederhana dan keibuan inilah satu satunya  Srikandi Klaten yang bisa menjabat sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Klaten ditahun 2006 – 2010. Sebelumnya beliau sempat menjadi ketua departemen wanita dua kali berturut-turut dan terakhir menjabat sebagai wakil bendahara DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah priode tahun 2010  2015.

Melihat kemampuan dan pengalaman beliau sangat keliru jika hingga saat ini masih banyak orang yang menyangsikan kemampuannya memimpin Klaten kedepan. Apalagi sesibuk-sibuk beliau menjadi pejabat dan mengurus organisai, Hartini mampu menjadi ibu yang baik bagi kedua putranya. Terbukti kedua putranya kini sudah mampu mandiri semua dengan jabatan dan pekerjaan yang setara dengan tingkat pendidikannya.
Selalu peduli dan berbagi pada anak yatim dan warga yang kurang beruntung
Itulah sosok sederhana Sri Hartini. Pantas dan layak jika beliau disebut sebagai Srikandinya Klaten. Sikap tegas, disiplin, jujur, namun ramah dan santun kepada siapa saja, bukti kedewasaan beliau dalam memimpin sudah teruji dan terbukti.“ Saya tidak akan banyak janji atau obral janji. Tapi saya punya komitmen akan membawa Klaten ini lebih baik dari yang sudah baik saat ini. Sesuai dengan prinsip kerja saya pengabdian tiada henti, maka selama rakyat masih menghendaki, yang terbaik akan saya curahkan dan berikan untuk kesejahteraan rakyatku.”, ujarnya. ( neo )  
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...