Banteng Klaten Masuk Kandang. 400 Anak Ranting dan PAC Seluruh Klaten Siap Kawal Dua Srikandi.

Hajah Sri Hartini didamping Aris Prabowo dan Agus Riyanto
Klaten Mattanews.com – Minggu malam (29/11) rumah dinas wakil Bupati Klaten yang juga calon Bupati Klaten punya gawe. Sedikitnya 400 anak ranting dan 26 PAC PDI Perjuangan se kabupaten Klaten berikut para pengurusnya, berikut Satgas hadir dirumah calon Bupati Klaten Hajah Sri Hartini – Hajah Sri Mulyani dalam acara ramah tamah sekaligus pemantapan kader dan Ikrar kesetiaan. Sementara dari anggota DPRD dari Fraksi PDI Perjuangan hampir semuanya hadir tanpa terkecuali.

Banyaknya tamu yang hadir serta tampilnya Satgas PDI Perjuangan yang masih tetap gagah dan berwibawa ini, membuat wakil Bupati Klaten yang juga calon Bupati dari partai PDI Perjuangan bangga dan terharu. Bahkan dirinya yakin saat ini tak ada lagi istilah kotak-kotak ditubuh partai PDI Perjuangan Klaten. Semua telah masuk kandang dan kini hanya ada satu PDI yakni PDI Perjuangan yang berjuang untuk kemenangan Dua Srikandi.
Bu Hajah Sri Hartini bersama Srikandi Klaten
“Saya bangga dan terharu melihat kekompakkan seluruh pengurus partai mulai dari tingkat DPC hingga anak rating yang kompak, semangat dan kembali bersatu. Banyaknya kader partai dan anggota Dewan yang ada dihadapan saya saat ini, berarti tidak ada lagi istilah kotak-kotak. Para banteng telah pulang kandang. Anak anakku telah kembali kepangkuan ibunya bersatu demi memenangkan Dua Srikandi dan menjaga marwah dan martabat Partai”, ujar Hajah Sri Hartini calon Bupati Klaten tahun 2016-2021.

Dengan kembalinya para banteng Klaten yang kemarin sempat main kerumah teman atau tetangga, menunjukkan militannisme kader banteng masih bisa dibanggakan. Untuk itu menurut Sri Hartini sudah tidak ada lagi alasan untuk tidak mendukung Dua Srikandi. Jika sampai saat ini masih ada orang yang mengklaim sebagai  banteng putih, banteng abang atau banteng asli, menurut Sri Hartini semua tidak benar. Karena PDI Perjuangan yang sesungguhnya adalah PDI yang berjuang dengan 6 partai dalam memenangkan calonnya di Pilkada.
Semua anggota Dewan dari Fraksi PDI-P hadir dan kompak.
“Kader PDI Perjuangan yang benar adalah PDI yang diketuai H. Sunarno SE.Mhum sebagai ketua DPC PDI Klaten. Dan kader PDI yang sesungguhnya adalah kader yang memiliki militan dan loyalitas tinggi dan tetap tegak lurus. Jika ada yang mengaku sebagai Kader banteng Asli, tapi justru mendukung calon lain, berarti dia bukan kader PDI. Karena kader PDI adalah anak Bung Karno yang berjiwa Marhaenis, tidak akan menjual partai kepada orang lain”, tegasnya.(tim)       

Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...