Anang Widayaka "Cuci Gudang". Mulai Bersih - Bersih Golkar Klaten.

Drs.H.Anang Widayaka Ketua DPD Golkar Klaten
Klaten Mattanews.com – Gugatan terhadap dualisme kepemimpinan di tubuh Golkar tampaknya akan segera berakhir. MA telah mengeluarkan surat keputusan dimana dlam sengketa tersebut Golkar kubu ARB dinyatakan menang. Keputusan dramatis yang diambil menjelang hari hari pelaksanaan Pilkada ini ternyata berdampak luar biasa dan mampu merubah peta politik dukungan terhadap pencalonan Bupati di daerah.

Di Klaten, Jawa Tengah sikap tegas mulai diambil ketua DPD Golkar Klaten versi Munas Bali Drs. H. Anang Widayaka.Apa yang dilakukan merupakan penjabara dari “”intruksi” Sekjen Partai Golkar Idrus Marwan yang meminta agar semua pengurus mulai dari tingkat pusat hingga daerah segera melakukan “bersih-bersih” atau cuci gudang terhadap kader Golkar yang terbukti melakukan tindak indisipliner, melenceng dari aturan serta garis partai.
S.Darto.Spd DPRD antar waktu yang dilantik bersama wakil Bupati Klaten Sri Hartini
Langkah tegas dan berani pertaama yang dilakukan ketua DPD Golkar Klaten Drs.H.Anang Widayaka ialah mencopot Sunarto S.sos dari jabatan ketua Fraksi Golkar di DPRD Klaten. S. Darto Spd yang baru saja dilantik sebagai anggota dewan antar waktu langsung ditunjuk dan ditetapkan sebagai ketua Fraksi Golkar. Sikap tegas politikus senior Klaten ini mendapat respon positip dan banyak acungan jempol dari para politisi di Klaten.

Drs.H. Anang Widayaka menjelaskan pencopotan Sunarto dari jabatan ketua Fraksi, memang tidak lepas dari masalah internal partai Golkar, dimana yang bersangkutan secara resmi telah menyatakan ikut bergabung dengan Golkar Agung Laksono. Maka apa yang dilakukan saat ini adalaah bentuk dari penjabaran, setelaah ada “intruksi” dari DPP untuk melakukan pembersihan kader Golkar yang diangap tidak loyal.

Menurut Anang pencopotan Sunarto dari jabatana ketua Fraksi baru bentuk awal dari sikap tegas DPP terhadap para kadernya yang saat ini bergabung di kubu Agung laksono. Sikap tegas tersebut nantinya masih akan diikuti oleh sikap dan tindakan yang lebih tegas lagi. Namun tidakan apa yang akan dilakukan DPP dan DPD Golkar Klaten terhadap para kadernya yanag saat ini bergabung di kubu Agung Laksono, dirinya belum bersedia membeberkan.

Yang jelas menurut Anang sangsi dan tindakan akan diberikan pada keder partai yang saat ini ada di Fraksi Golkar DPRD Klaten. Mereka yang kemungkinan akan mendapat tindakan mulai dari Ketua, Sekretaris dan bendahara serta anggota lain, yang dipertanyakan loyalitasnya terhadap partai. “Yang jelas tindakan kita tidak hanya berhenti pada pencopotan di jabatan Fraksi, masih akan ada lagi tindakan tegas lain. Namun kapan dan apa bentuknya, tunggu aja tanggal mainnya”, tegas Anang.
Dedengkot partai Golkar Klaten kecuali nomor 4 dari kiri Sunarto yang dicopot dari ketua Fraksi
Sementara apa yang terjadi di internal parti Goalkar dengan keluarnya SK yang memenangkan Golkar kubu ARB, berdampak signifikan dalam peta dukungan di Pilkada. Di Klaten Golkar yang selama ini dikenal partai pengusung dan pendukung pasangan calon nomor urut 2 dengan PAN, tampaknya mulai “dipertanyakan”, karena tidak ada kader Golkar sejati dari kubu ARB yang menjadi calon Bupati Klaten. Maka sangat mungkin dan bisa terjadi, Golkar ARB dibawah kepemimpinan Anang Widayaka berputar haluan mendukung calon lain di Pilkada Klaten nanti. “Lho kita khan tidak punya calon Bupaati di Pilkada Klaten.  Maka akan dibawa kemana suara Golkar Klaten, dan siapa yang dipilih, semua masih menunggu keputusan rapat pleno”, ujarnya.

Sementara S.Darto mantan anggota DPRD Klaten dari partai Golkar yang kini kembali dilantik sebagai anggota DPRD Klaten antar waktu, mengaku siap menjalankan dan mengamankan kebijakan partai sesui garis partai.” Saya adalah petugas partai yang harus tunduk terhadap aturan dan garis partai. Maka sebagai petugas dan kader partai saya akan tunduk terhadap pimpinan. Dalam hal ini apa yang menjadi kebijakan dan perintah mas Anang Widayaka sebagai ketua DPD Golkar Klaten, saya siap dan harus melaksanakan”, tegasnya(tev)
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...