Sudah Disegel karena Tidak Berijin,PT JJ Gloves Nekad Bangun Pabrik.

Nekad dibangun walau tanpa IMB.Siapa Becking dibalik JJ.Gloves
Klaten Mattanews.com - Pita segel kuning bertuliskan garis pembatas dan papan peringatan tentang belum adanya ijin IMB di pintu masuk lingkungan proyek pembangunan sebuah bangunan yang rencananya akan di gunakan sebagai pabrik kaos tangan, seakan hanya sebuah hiasan pelengkap pada proyek.Namun pemilik maupun pelaksana proyek dengan terang-terangan tetap melanjutkan pekerjaan walaupun sudah mendapat peringatan untuk menghentikan pekerjaan. Tentunya tindakan ini menjadi tantangan bagi Satpol PP selaku penegak perda.

Kenyataannya proyek yang terletak di dukuh Ngaran, desa Mlese, Kecamatan Ceper tersebut tetap melakukan aktivitas pembangunan, bahkan proyek tersebut mulai merakit rangka baja dan rangka atap sudah terpasang dengan megahnya. Melihat kondisi ini, sepertinya pemilik dan pelaksana pembangunan proyek hanya memandang sebelah mata adanya segel dan peringatan Satpol PP.

Menurut keterangan salah satu pekerja saat di temui di lingkungan proyek, ngan perijinan maupun boleh dan tidaknya mereka melanjutkan pekerjaan, mereka tidak tahu menahu, sedangkan setahu mereka hanya bekerja dan mendapat upah.“Kami pekerja, masalah ijin dan sebagainya kami tidak tahu menahu” ujar salah satu pekerja yang tidak mau disebutkan namanya.

Terpisah,  Dimik, selaku staff KPT (Kantor Pajak Terpadu) bagian ijin HO atau gangguan menerangkan, bahwa pembangunan gedung yang terletak di Dukuh Ngaran, Desa Mlese, Kec. Ceper yang merupakan cabang dari pabrik  JJ di kawasan Juwiring hingga saat ini belum mengajukan ijin, dan dapat di pastikan bahwa pembangunan tersebut ilegal.“Sampai hari ini PT. JJ belum mengajukan ijin mengenai pembangunan pabrik yang di Ngaran Mlese” terang Dimik

Sebelumnya pembangunan gedung yang rencananya akan di gunakan sebagai pabrik kaos tangan tersebut,pada bulan April telah menghentikan segala aktifitas pekerjaan di lokasi proyek, sesuai dengan surat  kepala Satpol PP No. 300/397/21. Tertanggal 13 April 2015 yang di kirimkan ke Direktur PT. JJ Gloves yang beralamat di Kemantren, Bulurejo, Juwiring. Namun beberapa minggu setelah penyegelan, mereka nekat melanjutkan pekerjaan.

Sementara Kepala Satpol PP Klaten Slamet Widodo saat akan dimintai konfirmasinya tidak ada ditempat. Namun menurut beberapa sumber pihak Satpol PP sudah bergerak dan melakukan penyegelan. Namun pihak PT sengaja mencuri kesempatan dan mencari waktu untuk nekad meneruskan pembangunan. (lala/tev)
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...