Debat Putaran Pertama Calon Bupati Klaten Imbang. Semua calon Siap Membangun Klaten

Debat calon Bupati Klaten di RSPD Klaten
Klaten Mattanews.com
- Gedung pandanaran komplek RSPD Klaten menjadi ajang debat perdana 3 pasangan calon (Paslon) calon bupati (cabup) dan calon wakil bupati (cawabup), jumat (9/10), acara ini merupakan gelaran pertama dari dua acara debat yang di rencanakan oleh KPUD Klaten.

Gelaran debat  mendapat respon positif dari  masyarakat Klaten, hal ini terlihat antusiasme pendukung paslon yang ingin menyaksikan berlangsungnya debat. Namun keinginan itu tidak dapat terpenuh,i karena terbentur dengan peraturan yang membatasi jumlah pendukung masing-masing paslon yang tidak lebih dari 50 orang.
Ketua DPC PDI-P Klaten H.Sunarno mendukung Hati Mulia
Acara berlangsung meriah, sebelum  debat di mulai, pendukung masing-masing paslon di beri waktu satu menit oleh moderator untuk memberikan semangat kepada cabup-cawabub dengan yel-yel.Setelah itu, masing-masing paslon di beri waktu 4 menit untuk memaparkan visi dan misinya mengenai tata kelola pemerintah yang baik dan bersih, demi Klaten yang berdikari dan berbudaya, sesuai topik debat. Acara tersebut di pandu oleh Prof Sudharto P Hadi, MES, PHd i.
Fauzan - Harmanto dari Independen
Pada kesempatan tersebut pasangan nomer urut  1 Mustafid fauzan-Sri Harmanto, memaparkan tentang peran pemerintahan desa dan kecamatan sebagai pusat pertumbuhan berkelanjutan dan peningkatan profesionalisme pelayan publik, sedangkan paslon nomer urut 2 di wakili oleh sunarto  menyampaikan bahwa semua calon saat ini ingin menjadikan Klaten lebih baik dan cerdas, maka di butuhkan pemimpin yang cerdas dan berwibawa.

Untuk paslon nomer urut 3, Hajah Sri Hartini – Hajah Sri mulyani lebih menekankan pada pendidikan gratis dan pentingnya perempuan berwirausaha sekaligus menjaga kesehatan ibu dan anak. Disamping itu Srikandi Klaten akan lebih meningkatkan peran serta masyarakat dalam setiap aspek pembangunan dengan menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih, sehingga tercipta pemerataan pembangunan yang berkeadilan yang akan membawa rakyat Klaten lebih sejahtera dan bermartabat.  
Hajah Sri Hartini - Hajah Sri Mulyani
Terkait, saat berlangsungnya debat cabup-cawabup, di bawah pengawasan ketat pihak kepolisian,  4 orang oknum dari salah satu paslonberusaha masuk gedung dengan menggunakan Id card palsu, namun hal tersebut segera dapat di atasi oleh aparat ke amanan. ke 4 orang oknum yang mengatas namakan pendukung cabub-cawabub no 2 di girng keluar oleh aparat kepolisian.

Keberadaan Id card (Palsu) abal-abal sendiri di ketahui dari warna tali yang di gunakan, KPU sendiri hanya mengeluarkan id card dengan tali berwarna gelap, sedangkan yang di gunakan oleh ke 4 oknum tersebut berwarna terang. hal itu di ungkapkan oleh Wandyo Suprayitno, ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Klaten.
One Krisnata - Sunarto
“Kami menyita 4 id card palsu yang hendak di gunakan untuk memasuki gedung” ungkap ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Klaten, Wandyo Supriyatno, Jumat (9/10). ,lebih lanjut Wandiyo menegaskan,  dengan kejadian tersebut kedepan panwaslu meminta, untuk debat putaran kedua  9 November mendatang agar lebih di perketat  agar tidak kecolongan. Pasalnya setiap Paslon hanya di perbolehkan membawa 50 orang pendukung.(lala/rocy/red)
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...