Klaten Segera Ukir Sejarah Dunia. Dua Srikandi Pimpin Klaten, didukung 38 Anggota Parlement

Dua Srikandi Klaten Sri Hartini - Sri Mulyani
Klaten Mattanews.com – Pemimpin wanita bukan hal asing. Bahkan sejak jaman kerajaan dulu. Banyak raja raja di tanah jawa dan didaratan Eropa dikuasai oleh perempuan. Sebut Saja Putri Shima Ratu Kalingga, Tri wardhani Tungga Dewi Raja Majapahit, atau Ratu Elisabeth di kerajaan Inggris. Ini bukti sejak jaman dahulu kala perempuan memiliki hak dan derajat sama dengan kaum laki-laki dalam memegang kendali pemerintahan.  Maka tidak heran jika sekarang banyak perempuan tampil sebagai pemimpin. Seperti Megawati Sukarno Putri, Ibu Risma, Margaret teacher, atau Benazir Buttho.

Namun apa yang akan terjadi di Klaten pada 2016 nanti adalah sebuah peristiwa monumental yang baru pertama kali terjadi di Indonesia dan bahkan mungkin di dunia. Tampilnya pasangan hajah Sri Hartini- Hajah Sri Mulyani sebagai calon Buapati Klaten priode tahun 2016 – 2021 adalah satu satunya pasangan Bupati dan wakil perempuan yang pertama kali ada. Dua tokoh wanita hebat Klaten inipun akhinya dikenal sebagai Dua Srikandi Klaten yang siap memenangkan Pilkada Klaten 9 Desember mendatang karena didukung 32 anggota Dwan dari lintas fraksi di “tambah” 6 anggota Dewan dari kubu lawan.
Pemimpin yang mudah berbaur dengan rakyatnya
Dengan komposisi ini praktis dari 50 anggota DPRD Klaten yang minus satu kerena meninggal 38 anggota parlemenya mendukung pasangan nomor urut 3 sisanya yang hanya 11 orang dibagi dua untuk calon nomor urut 1 dan nomor urut 2. Sebuah dukungan parlemen yang sangat kuat dalam menopang jalannya pemerintahan. PDI perjuangan, Gerinda, Hanura, PKS, dua kubu PPP, Nasdem serta hadirnya “Golkar” , adalah partai pengsusung dan pendukung pasangan Hajah Sri Hartini – Hajah Sri Mulyani (Hati Mulya) dalam pemerintahan mendatang.

Rasa optimis dan keyakinan memenangkan Pilkada Klaten 9 Desember mendatang memang bukan tanpa alasan bagi pasangan Hati Mulya. Selain di susung oleh partai pememang pemilu dan didukung oleh tujuh partai, banyak ormas kemasyarakatan, unsur keagamaan, relawan serta lembaga yang telah bergabung dan siap memenangkan pasangan ini. Semua ini bukti jika mereka menaruh harapan besar pada pasangan ini untuk melakukan perubahan, perbaikan serta melanjutkan pembangunan Klaten.
Tak canggung memegang cetok walau sebagai wakil Bupati
Keseriusan serta semangat para partai pendukung dan loyalitas partai pengusung dalam mememangkan pasangan Hati Mulya memang harga mati yang tidak bisa ditawar tawar lagi. Walau ada beberapa perbedaan,semua itu hanya riak kecil dan dinamika politik yang dimainkan oleh para “badut politik dan pengkhianat partai” yang memang suka mengais rejeki disetiap pesta demokrasi. Dan semua itu tidak akan mematahkan semangat perjuangan partai.

Ini dibuktikan oleh beberapa kader dan petinggi partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang menjamin suara PKS akan bulat dan utuh.”Laporkan jika ada kader partai PKS di daerah yang menyebrang kekamar tetangga. Saat itu juga partai akan memberi sangsi tegas pada yang bersangkutan”, ujar Slamet Riyadi anggota DPRD Klaten dari Fraksi PKS Klaten.
Enam pemimpin partai politik siap menangkan Hati Mulya
Relawan lintas partai dengan nama tim Sapu Jagat telah terbentuk di 401 desa di Klaten. Semenetara struktural dari 7 partai sudah mulai bergerak dan menjalankan semua kekuatan partainya hingga massa akar rumput. Sementara ormas sosial,keagamaan daan lembaga ikut bergerak mendampingi. Sebuah kekuatan luar biasa yang sulit dilawan hanya dengan semboyan janji dan omong kosong. Itulah fenomenya yang terjadi saat ini di Klaten saat ini 59 hari menjelang hari pencoblosan. Klaten memang bukan sekedar kabupaten. Klaten adalah daerah diantara dua kerajaan besar di Yogyakarta dan Surakarta Hadiningrat yang akan mencetak sejarah dunia dengan melahirkan pasangan pemimpin perempuan kali pertama(tev)   


Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...