Dua Srikandi Klaten Siap Lanjutkan Pembangunan Klaten.

Hajah Sri Hartini biasa makan hidangan warung HIK
Klaten mattanews.com - 2 Desember 2015 masa kepeimpinan Bupati H. Sunarno.SE dan wakilnya Hajah Sri Hartini berakhir sudah. Tujuh hari kemudian tepatnya 9 Desember 2015 Klaten kembali akan memilih pemimpin berikutnya lewat ajang pesta demokrasi Pilkada serentak. Ditanggal itulah nasib sekitar 1,3 juta jiwa warga Klaten akan dipartaruhkan. Meleset dan salah pilih dalam memilih 5 tahun Klaten kedepan akan dipertaruhkan.

Memilih pemimpin kedepan tidak harus sosok yang mampu menjadi orator yang piawai dipanggung atau orang pinter yang justru akan “meminteri” kita. Pemimpin kedepan adalah sosok seorang yang memiliki kepedulian, kepekaan serta mampu melanjutkan pembangunan Klaten saat ini masih yang masih banyak harus diselesaikan. Kita tidak butuh pemimpin yang ahli debat atau lulusan luar negeri yang dipertanyakan. Namun kita butuh orang pemimpin yang mau kerja, turun kebawah menyerap langsung aspirasi rakyatnya.
Dua Srikandi calon Bupati Klaten 2016 - 2021 nanti
Hajah Sri Hartini dan Hajah Sri Mulyani adalah satu diantara tiga calon Bupati Klaten yang akan bertarung pada 9 Desember mendatang. Sebagai wakil bupati Hajah Sri Hartini sudah faham betul tentang tata kelola pemerintahan dan apa saja yang harus ditindak lanjuti ketika dirinya terpilih nanti. Demikian halnya dengan sosok the first Lady Yani Sunarno. 10 tahun mendampingi sang suami menjadi orang nomor satu di Klaten Hajah Yani Sunarno hapal betul tentang karakter dan kemauan warganya. Dan apa saja yang harus dilakukan demi kesejahteraan rakyatnya.     

“ Insya Allah jika Tuhan mengijinkan dan memberi amanah saya menjadi Bupati Klaten, yang terbaik yang saya miliki akan saya curahkan untuk rakyat saya. Lima tahun saya mendampingi almarhum Bapak sebagai Bupati Klaten dan lima tahun menjadi wakil Bupati, membuat saya tahu betul apa yang harus saya lakukan untuk rakyat Klaten. Maka saya tidak banyak janji dan tidak akan obral janji. Tapi saya akan buktikan jika perempuan mampu dan pantas menjadi seorang pemimpin yang baik. Sedikit bicara tapi penuh karya”, ujar Wakil Bupati Klaten Hajah Sri Hartini saat bincang - bincang dengan Mattanews.
Dua Srikandi mrakyat dan biasa berbaur dengan warganya
Menurut Srikandi dari timur ini, masih banyak yang harus dilakukan Klaten untuk menuju masyarakatnya yang sejahatera dan mandiri. Semua sudah dilakukan oleh Bupati Klaten H.Sunarno. Namun belum semuanya bisa terselesaikan dan belum bisa memuaskan semua pihak. Untuk itu semua yang masih belum selesai akan diselesaikannya pada pemerintahan selanjutnya ketika dirinya terpilih menjadi Bupati.
Turun kebawah adalah hal biasa bagi sosok Hajah Sri Hartini
“Sepuluh tahun Bapak Bupati memimpin dan lima tahun saya menjadi wakil Bupati, tidak sedikit yang sudah kita lakukan dan masih banyak yang belum sempat sempat kita selesaikan, apalagi memuaskan semua pihak. Untuk itu sebagai wakil Bupati saya minta maaf atas segela kekurangan tersebut dan saya siap melanjutkan pembangunan Klaten jika memang Allah memberi anugerah dan berkah kepada saya dan Ibu Yani untuk melanjutkan kepemimpinan bapak Sunarno”, ujarnya.

Sementara itu Hajah Yani Sunarno mengaku siap membantu ibu hajah Sri Hartini memimpin Klaten dan meneruskan cita cita dan perjuangan suaminya dalam membangun Klaten. Menurut Yani Sunarno, dirinya paham betul apa yang gharus dilakukannya nanti. Sepuluh tahun mendamipingi pak Narno menjadi Bupati membuat dirinya tambah dewasa, tambah mengerti dan paham betul bagaimana mengelola sebuah pemerintahan yang baik dan bermartabat.  
Bupati Klaten H. Sunarno dan ibu Yani
“ Pengalaman saya sepuluh tahun mendampingi bapak merupakan modal ilmu yang akan saya berikan pada ibu Hartini dalam memimpin Klaten kedepan. Sebagai wakil saya siap bekeja sama bahu membahu membawa Klaten kearah yang lebih baik. Kita sadar sebagai pemimpin wanita. Namun dengan posisi inilah kita akan tunjukan jika Dua Sraikandi bisa membangun Klaten tidak seperti yang mereka khawatirkan”, tegasnya.(get)
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...