Di Duga Palsu ID Card Dari Pendukung Nomor 2 Disita Petugas. Beredar Di Acara Debat Bupati Klaten

ID Card pendukung no 2 yang diduga palsu
Klaten Mattanews.com – Debat calon Bupati Klaten yang digelar di gedung Pandanaran (RSPD) Klaten Jawa Tengah, Jum’at (9/10) berjalan sukses. Dimulai sekitar pukul 13.00 acara selesai tepat waktu yakni pukul 16.00. Semua pasangan calon Bupati dan wakil hadir disertai para pengikutnya. Sayang acara yang sukses di perdebatan, tidak semulus kejadoan di luar gedung. Petugas Panwaslu Klaten berhasil menyita sejumlah ID Card tanda pengenal masuk yaang diduga palsu dari pendukung pasangan nomor 2 yakni One Krisnata – Sunarto. Pelaku yang berjumlah 3 orang tersebut langsung diamankan petugas untuk dimintai keterangan.
Ketua Panwas Klaten Wandiyo Supriyanto mengamanakan ID Card
Terbongkarnya ID Card yang diduga palsu tersebut berawal dari kecurigaana beberapaa petugas dan anggota Panwas melihat gerak gerik mencurigakan pelaku yang berada di pintu masuk. Kecurigaan semakin kuat ketika mereka mengeluarkan beberapa lembar ID Card masuk dengan tulisan pendukung nomor 2 namun ternyata berbeda dengan yang dikeluarkan KPU. Saat itu juga pelaku langsung diamankan dan dimintai keterangannya.

Ketua panwas Klaten Wandiyo Supriyanto menjelaskan kartu pengenal yang dimiliki pendukung nomor dua tersebut diduga kuat palsu. Hal tersebut dikuatkan pernyataan dari anggota KPU yang menjelaskan KPU hanya mengeluarkan ID Card atau pengenaal dengan tali pengikat berwarna hitam. Sementara yang dibawa pelaku berwarna kuning. Kecurigaan inilah yang akhirnya Panwas dibantu aparat kepolisian yang ada langsung menyita dan melakukan pemeriksaan.
IC Card dengan tali kuning sementara yang resmi warna hitam
“Kita menduga surat ini tanda pengenal ini palsu. Karena KPU Klaten hanya mengeluarkan ID Card dengan tali berwarna hitam. Dan untuk sementara kita masih melakukan pengecekan dan pengusutan, siapa dibalik pembuatan ini tanda pengenal palsu ini. Karena pelaku mengaku hanya diberi oleh seseorang yang tidak dikenal”, ujarnya.

Sementara beberapa tokoh politikus Klaten sangat terkejut dengan temuan ID Card yang diduga palsu terebut. Jika memang benar, maka dalam penyelenggaraan Pemilu nanti KPU, Panwas dan aparat kepolisian harus benar benar ketat dan extra hati hati. Karena hal yang sepele saja mereka sudah berani memalsukan, apalagi yang lebih penting lagi yakni surat suara.
Ketua Panwas, dengan pelaku disampingnya baju warna coklat
“Dalam Pelaksanaan coblosan nanti KPU,Panwas dan seluruh unsur aparaat dan pemantau Pilkada harus ketat dana extra hati-hati, dengan kejadian ini, bukan tidak mungkin di hari coblosan nanti akan beredar kartu suara palsu”, ujarnya. (red/lala/rocky)
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...