Satpol PP Klaten "Dukung" One-Sunarto. Baleho Dibiarkan Berkibar, Lainya Di Sikat Habis.

Baleho pasangan One- Sunarto masih berdiri tegar di jalan Pemuda
Klaten Mattanews.Com – Ada aturan dan Undang Undang yang melarang semua PNS harus netral dalam setiap pelaksanaan Pesta Demokrasi. Baik Pilpres, Pilgub, Pilkada atau Pemilu. Netralitas harus dijaga dan di junjung tinggi, dengan harapan tidak ada PNS yang melakukan politik praktis.Namun aturan tersebut tampaknya tidak berlaku bagi jajaran Satpol PP Klaten.

Buktinya pada oprasi pembersihan spanduk peserta Pilkada Jum’at (4/9) ada beberapa spanduk salah satu calon yang dibiarkan terpasang walau berada di jantung kota. Sementara spanduk pasangan lain disikat habis atanpa sisa. Saking semangatnya lambang partai PPP yang menempel di kantor PPP tanpa basa basi juga disikat tanpa kulonuwun dan pemberitahauan. Atas kejadian ini pengurus PPP langsung menghubungi kantor KPU Klaten.
Baleho One - Sunarto di samping alon - alon Klaten "bebas" Razia
Petugas Satpol PP Jum’at siang memang melakukan pembersihan spanduk liar, terutama yang terkait Pilkada, dalam hal ini gamabar para calon Bupati. Puluhan spanduk berhasil disita dan dibawa kekantor. Namun sayang sikap tegas anggota Satpol PP Klaten kebablasen dan tendensius. Sebuah sepanduk gambar Ka’bah yang merupakan lambang partai PPP yang ada dihalaman kantor juga  disikat tanpa adanya pemberitahuan atau permisi pada petugas kantor yang saat itu ada didalam.
Seluruh baleho pasangan Hartini- Sri Mulyani sudah bersih sepekan lalu
Hal ini kontan mendapat reaksi petugas kantor PPP yang langsung melaporkan kejadian tersebut kepada ketua dan sekretaris PDC, dan langsung menghubungi KPU. Menurut Danang salah satu staf kantor DPC alasan pencopotan pemasangan gambar partai melanggar peraturan. “ Ini rumah partai mas. Dan gambar yang kita pasang ada di area kantor, tidak mengganggu jalan. Dan saya kira tidak salah setiap rumah partai ada logo partainya. Lha ini kok dicopot tanpa kulonuwun. Jika memang melanggar, seharusnya masuk kedalam berkata baik – baik, mungkin kita bisa memahami. Tidak seperti ini, kayak preman main sobek saja”, ujarnya.
Baleho didepan rumah partaipun disikat habis
Namun sayang sikap tegas anggota Satpol PP dalam membersihkan spanduk, khususnya gambar para calon Bupati peserta Pilkada tampak pilih kasih dan tendensius. Butinya gambar pasangan calon dengan ukuran besar yang ada di jantung kota hingga berita ini diturunkan masih terpasang dengan gagahnya. Dari hasil pantauan dilapangan, gambar calon yang “kebal” dari oprasi Satpol PP Klaten ada di jalan Pemuda tengah dan jalan samping rumah makan Barokah pojok alon – alon Klaten.
Wakil ketua DPC Klaten Andi Purnomo
Terkait pencopotan baleho, wakil ketua DPC Klaten Andi Purnomo menegaskan seminggu sebelum Satpol PP bergerak mencopoti spanduk, PDI sudah melakukan gerakan terlebih dahulu. Sehingga sejak seminggu yang lalu gambar atau baleho calon Bupati dan wakil Bupati Klaten dari PDI Perjuangan sudah bersih termasuk gambar gambar kecil yang ada di beberapa tempat.” Kami konsisten dengan aturan. Sebelum KPU dan Satpol PP bergerak, tim kami sudah membersihkan semua atribut yang ada dibeberapa lokasi”, tegasnya (tev)
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...