Klaten Berdzikir dan Bersholawat. Jadilah Muslim Pemaaf Jika Ingin Menjadi Penghuni Surga.

Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf
Klaten Mattanews.com – Minggu malam ( 13/9) ribuan umat muslim/muslimat datang memenuhi lapangan sepak bola Glodogan, Klaten Selatan yang tak jauh dari markas Dokditlapur Klaten. Suara takbir dan ayunan sholawat  menggema tiada henti menggetarkan hati kita untuk tetap selalu ingat dan mengagungkan namaNYA.

Dihadapan ribuan jemaah Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf dalam tauziahnya meminta agar kita sebagai umat Islam selalu menjadi sosok pemaaf yang harus menanggalkan rasa sombong, malu, pekewuh ketika harus minta maaf pada seseorang. Karena hanya dengan membuka pintu maaf dan mau melapangkan hati dengan tulus iklas, maka kita akan menjadi seorang muslim yang sholeh yang benar benar berhati mulai dan dijamin oleh Alloh menjadi salah satu penghuni surga.
Ibu Hajah Sri Hartini wakil Bupati Klaten
Menurut Habib asal Solo ini, manusia tidak hanya bisa haanya mengandalkan berbuat baik, bersodakoh dan menjalankan sholat lima waktu untuk menjadi seorang muslim yang baik yang dicintai Alloh. Namun seorang Muslim harus memiliki jiwa dan hati pemaaf dan tidak punya rasa benci, dengki dan mendendam permusuhan kepada orang lain. Karena jika semua itu masih ada maka percuma kita beribadah setiap hari. Karena Allah akan menempatkan kita di neraka karena sifat dan perilaku kita yang seperti itu.
Ribuan muslim/muslimat peserta pengajian
“Percuma kita beribadah sholat setiap hari, sodakoh,  namun dalam hati kita masih banyak menyimpan rasa kebencian pada seseorang. Alloh tidak pernah akan memaafkan orang –orang yang punya hati dan jiwa seperti ini. Orang orang seperti ini bukan penghuni Surga. Dia akan tetap masuk neraka karena keangkuhan sifat sombong dan kebenciannya. Untuk itu jadilah muslim yang baik yang rajin beribadah, bersidakoh menjalankan semua ajaran Alloh dan menjadi muslim yang pemaaf kepada siapa saja yang menyakiti kita. Justru minta maaflah lebih dahulu kepada orang yang menyakiti kita, itulah pemaaf  yang benar”, ujarnya.
Ribuan jemaah datang dari berbagai penjuru daerah
Sementara wakil Bupati Klaten Hajah Sri Hartini dalam sambutannya meminta agar masyarakat Klaten selalu menjaga ukuwah kebersamaan demi terciptanya keutuhan warga yang damai. Masalah ukuwah adalah masalah pokok yang tak dapat dipisahkan dengan keyakinan kita yang senantiasa harus tetap terjaga.

“Semoga dengan berdzikir dan bersholawat ini Alloh berkenan menjadikan masyarakat Klaten lebih sholeh dan damai. Semoga dengan dzikir ini Alloh akan menjadikan anak anak kita sebagai anak sholeh, sholikah yang pintar, cerdas, berbakti pada orang tua beriman dan memiliki akhlaq mulai. Dan kiranya dengan senantiasa berdzikir dan bersholawat Alloh akan menjadikan para pemimpin menjadi seorang pemimpin yang amanah, arif adil dan bijaksana bisa mengantarkan rakyat Klaten menuju masyarakat yang lebih sejahatera”, ujarnya. (tev)    
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...