Kethoprak Mulai Merasuk Jiwa Anak Di Sekolah Klaten. Anusopati Pukau Bupati Klaten H. Sunarno.SE.

Labuh Katresnan Oleh SMK I N Klaten
Klaten Mattanew.com
– Penghargaan bidang kebudayaan dan pendidikan layak diberikan pada Edy Sulistyanto sang Owner Amigo Grup dari Klaten ini. Kepedulian, serta apresiasinya terhadap dunia seni budaya tradisional dan pendidikan Klaten tak diragukan lagi. Dan kini beliau mengelar subuah acara spektakuler yang bertema Festival ketoprak pelajar  memperebutkan trophi Bupati Klaten dan kini sudah memasuki festival ke VI.

Bertempat digedung kesenian baru di SD Kristen III Klaten,dengan tata panggung dan lampu yang modern Bupati Klaten H.Sunarna.SE berkenan membuka acara festival ketoprak pelajar ke VI dengan memukul kentongan. Bupati  merasa bangga dan berharap pada anak anak Klaten yang begitu peduli terhadap kesenian tradisional yang merupakan budaya asli Indonesia. Karena disaat seperti jarang anak muda mencintai atau mengenal budayanya sendiri.
layaknya pemain profesional
“Apa yang ada didepan saya saat ini dan saya lihat adalah sebuah kebanggan bagi rakyat Klaten dimana anak anak muda begitu cinta akan budayanya sendiri. Mereka mampu memainkan semua peran yang dilakoni dengan penuh penjiwaan. Saya berharap kedepan festival ini akan semakin maju dan banyak peminatnya sesuai harapan sang pemrakarsa bapak Edy Sulistyanto yang bercita cita menggelar festival ketoprak pelajar tingkat Propinsi. Insya Allah itu bisa terlaksana”, ujarnya.
Bupati Klaten dan peserta kethoprak
Lincah, trengginas dan trampil, itulah yang dapat kita lihat saat anak anak SMK/SMU berakting memerankan tokoh dalam pagelaran ketoprak  tingkat pelajar di gedung kesenian SD Krsten III Klaten. Mereka benar benar mampu  bermain layaknya tokoh kethoprak profesional. Ini sebuah pertanda baik, jika anak anak muda Klaten sudah mulai mencitai budayanya sendiri.

Festival kethoprak pelajar memang belum pernah ada sebelumnya. Klaten pertama kali kota yang menggelar acara budaya seperti ini. Dan kini pesertanyapun semakin banyak. Dari 4 peserta kini meningkat menjadi 17 peserta. Jumlah inipun sebenarnya masih bisa bertambah karena ada 9 peserta yang belum bisa diterima mengikuti festival.
Bupati membuka festival kethoprak
Keprihatinan tentang hilangnya budaya Jawa khususnya kethoprak yang disampaikan Bondan Nusantara seniman asal Jogjakarta, Ki Widi Widayat, Ki St.Wiyono dan Ki Djupriono terhadap kelestarian seni budaya tradisional memang tidak berlebihan. Namun melihat kepedulian sang pemilik Amigo Group Klaten yakni Edy Sulistyanto dan kemampuan serta kecintaan anak anak SMK/SMU Klaten bermain ketoprak sedikit terobati dan meneteskan harapan baik bagi seni budaya leluhur, khususnya kethoprak.
Penampilan yang layak pentas publik
Berbagai lakon dengan seting latar belakang kerajaan yang pernah ada di bumi Nusantara, dimainkan apik oleh anak anak SMK/SMU Klaten. Mulai dari cerita Keris Empu Gandring dengan latar belakang kerajaan Singosari dan sang raja ken Arok hingga, sejarah perdikan seperti Kajoran, Sumpah Palapa, Aji Saka atau Am
pak ampak Singosari.(tev)
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...