Keraton "Netral" Namun Nyengkuyung dan Restui Hajah Sri Hartini Jadi Bupati Klaten.

GKR Wandansari (Gusti Mung) saat memberi wejangan para abdi dalem keraton
Klaten Mattanews.com – Rombongan Raja – Raja Keraton Surokarto Hadiningrat Sabtu (26/9) ada ditengah tengah abdi dalem keraton Surakarta yang tergabung dalam wadah Paguyuban Kawulo Keraton Surakarta cabang Klaten. Kehadiran rombongan Raja yang dipimpin langsung GKPH Puger dan GKR Wandansari (Gusti Mung) dalam rangka mengikuti konsolidasi Pakasa dalam rangka Pilkada yang digelar di Pendopo Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
Bupati Klaten dan wakil diapit GKPH Puger dan Gusti Mung
Hadir dalam acara tersebut, GKPH Puger, GKR Wandansari (Gusti Mung), GKR Galuh Kencono, GKR Retno Dumilah, GKR Sekar Kencono, GKR Timur, KPH Satriyahadinagoro, KP Wirabumi , KPH Brotodiningrat serta sentono dalem lainnya. Usai menghadiri acara konsolidasi yang dihadiri sekitar 500 abdi dalem keraton dari sekitar 23.000 abdi dalem yang berada di Klaten, rombongan langsung menuju rumah dinas wakil Bupati Klaten Hajah Sri Hartini. Kunjungan ini merupakan bentuk dukungan dan restu Keraton Surakarta atas pencalonan hajah Sri Hartini maju sebagai Bupati Klaten, karena sebelumnya yang bersangkutan telah sowan menghadap raja Surakarta beberapa waktu yang lalu.  
Bupati dan wakil bersama raja raja Keraton Surakarta Hadiningrat
GKR Wandansari atau lebih akrab disebut Gusti Mung menegaskan anggota Pokoso mendukung sepenuhnya pencalonan Hajah Sri Hartini – Hajah Sri Mulyani menjadi Bupati Klaten kedepan, karena keluarga almarhum Haryanto Wibowo yang tak lain suami Hajah Sri Hartini adalah abdi dalem keraton Surakarto yang bergelar KRT Haryantodiningrat. Maka sudah menjadi tradisi anggota Posoko untuk mendukung setiap abdi dalem yang ingin menduduki tampuk pimpinan.  

“ Raja atau keraton memang tidak berpolitik. Berada ditengah tengah masyarakat dan menjaga keutuhan NKRI, keraton harus netral. Namun ketika ada abdi dalem keraton yang dipercaya rakyat untuk menjadi seorang pemimpin, maka menjadi keharusan bagi semua abdi dalem untuk mendukung dan nyengkuyung. Jika dalam Pilkada Klaten sekarang Hajah Sri Hartini maju menjadi calon Bupati Klaten, sementara beliau adalah abdi dalem keraton Surakarta Hadiningrat, maka tidak perlu saya katakan, seluruh abdi dalem keraton yang ada di Klaten harus berbuat apa dalam Pilkada nanti”, ujarnya.
Hajah Sri Hartini saat menjamu Gusti Mung di Rumah dinas Wakil Bupati
Keraton Surakarta ngayomi dan ngayemi dan memberi pangestu kepada semua rakyatnya. Ketika harus mendukung dan merestui abdinya, keraton punya tata cara tersendiri yang tidak boleh lepas dari toto  kromo. Namun jika yang akan tampil adalah abdi dalem atau keluarga besar Pakasa maka semua abdi dalem wajib bergabung dan mendukung.”Jalmo limpat seprapat tamat.dikedepi ngerti”(lala/ola/red)
 
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...