Dibuka Sang Wakil. Bupati Klaten H.Sunarno SE, Jelajah Milangkori Bersepada Antik


Ibu Hartini melepas peserta Sepeda Antik dan Bupati Klaten
Klaten Mattanews
.
Com – Minggu pagi ( 13/9) merupakan momen yang tak terlupakan bagi para penggemar sepeda antic Klaten. Dibuka oleh wakil Bupti klaten Hajah Sri Hartini, Bupati Klaten berbaur dengan masyarakat Klaten mengikuti festival sepeda antik berhadiah satu unit sepeda motor. Dengan menggendarai sepeda gunung orang nomor satu di Klaten bersama Ibu Yani Sunarno bersepeda ria membelah ruas jalan  di Klaten  yang begitu ramai dan padat karena bertepatan Minggu Carfree day. Peserta festival datang dari berbagai komunitas sepeda antik Klaten, pelajar, perseorangan dan perusahaan dengan jumlah sekitar 1500 peserta.
Polwan Polres Klaten ikut ngontel
Usai mengikuti sepeda santai menempuh jarak sekitar 2 kilomter Bupati berkenan jalan jalan sendirian melihat lihat beberapa stand jualan dan mainan yang digelar disepanjang jalan dan seputar alun – alun Klaten. Karena tanpa pengawalan dan tidak protokoler, banyak warga yang kaget, senang dan kadang ada yang tidak tahu, jika merek tengah berbicara dengan Bupatinya.
“Kulo mboten mangertos menawi ingkang mundut jajanan mau pak bupati. Lha wong mboten wontenpengawalipun tur ngagem topi. Pantesan nyukani arto satus ewu kok mboten purun dijujuli. Kulo ngertosipun bareng bapak sampun miyos",ujar salah satu penjual pecel lontong.
Bupati Klatan dan Ibu Yani siap berkeringat ria
Bupati Klaten Sunarno mengaku gembira dengan semangat dan antusias masyarakat Klaten yang begitu mencintai kotanya. Bayaknya pengunjung di acara Carfree day menunjukkan masyarakat cinta klaten dan sangat butuh hiburan. Untuk  itu Bupati bernjanji akan mengoptimalkan taman lampion yang ada di Desa bereng Lor, sehingga penyebaran sarana taman publik untuk hiburan keluraga semakin merata.

“ Saya bangga dan cinta dengan rakyat klaten. Acara seperti  patut kita lestarikan dan diadakan setiap minggu. Warga senang bisa berekreasi dengankeluarga, sementara para pelaku usaha kecil, seperti penjual bakso ojek, mainan, warung, dan es bisa mengais rejeki lebih. Dan tentunya ini akan lebih semarak dan merata jika taman lampion sudah kita optimalkan”, ujarnya.
Tua namun tetap semangat
Sementara wakil  Bupati  Klaten yang juga  calon Bupati Klaten 2016 Hajah Sri Hartini merespon positif ketika banyak para penggemar sepeda antik  yang menginginkan acara festival bisa diadakan setiap bulan sekali. “Mudah mudahan acara sepedanan antik bisa dilakukan sebulan sekali  dengan rute yang berbeda beda”,ujarnya.(tev)  

Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...