Beredar Issu Pengerusakan Vihara Klaten Di Jaga Ketat.

Salah satu di desa Gajamprit Klat
Klaten Mattanews.com -Sejumlah Pura, Vihara dan Kuil di Klaten, Selasa(15/9/2015)malam dijaga ketat jajaran kepolisian Klaten adannya isu akan ada pengrusakan yang diterima melalui pesan singkat selullernya. Isi pesan singkat itu berisi untuk siap siaga dan berjaga-jaga ditempat peribadatan terutama Pura dan Vihara. Hal itu dikatakan, Penyuluh Agama Hindu Kementrian Agama (Kemenag)Klaten, Sri Rahayu.

Diakaui Sri Rahayu, adanya sms dari jamaah Hindu lainnya, untuk memberitaukan kepada jamaah Hindu lainnya untuk berjaga-jaga dan mengantisipasi adanya serangan dari orang yang tidak bertanggungjawab.

“Himbauan itu katanya datangnya dari Polda Jateng. Polda mengintruksikan kepada jamaah Hindu untuk menjaga tempat ibadah bersama jajaran kepolisian terdekat,” ungkapnya kepada wartawan saat ditemui diruang kerjanya, Rabu(16/9/2015)siang.  

Mendengar adanya isu akan terjadinya pengrusakan Pura yang diterima melalui sms tersebut, Penyangga Pura Pucangsari Desa Srebegean, Ceper, Klaten, Suwardi, langsung memberitahukan kepada jamaah yang lain untuk siap siaga kemungkinan ada serangan.Pihak kepolisian mengintruksikan kepada jamaah Hindu,  apabila menemui orang yang tak dikenal mendekati Pura, Vihara diaharapkan segera melapor kepada petugas kepolisian terdekat, terang dia.

Terkait hal itu, Kapolres Klaten AKBP Langgeng Purnomo   melalui  Kasubag Humas AKP Sugeng Handoko membenarkan adanya perintah penjagaan Pura, Kuil dan Vihara dari Polda Jawa Tengah.

“Mendapat intruksi itu, kami langsung siaga satu ditempat Pura, Kuil dan Vihara. Ada 47 Pura dan puluhan Vihara dan Kuil yang ada di Klaten. Kami akan terus melakukan pemantauan adanya isu pengrusakan tempat ibadah itu hingga kondusif,” (son/red).


Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...