Balerante Makan Korban. Mrajak di KO Batu Kali seberat 10 Ton

Jenasah Merjak saat dievakuasi
Klaten Mattanews.com
-  Sabtu(5/9/2015) siang, pukul 11.45 WIB Mrajak,(35) Warga Kadipolo RT 014/RW 004, Keputran, Kemalang, tewas seketika tertimpa batu kali seberat kurang lebih 10 ton. Kejadian tragis itu tepatnya di penambangan manual diatas Cekdam 1 Kaliworo, Dukuh Ngipiksari, Desa Balerante, Kemalang, Klaten. 

Informasi yang dihimpun mattanews.com, Mrajak memang dikenal sebagai penambang pasir di aliran Sungai Kaliworo. Pekerjaan itu sudah menjadi profesi keseharian, Mrajak dan temanan Harno dan Bagyo. Pekerjaan ini sudah digelutinya puluhan tahunlamanya.

Lokasi penambangan berada di bawah bongkahan batu kali berdiameter 2,5 meter. Lokasi KRB tersebut masih termasuk dalam kawasan Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM).
Mrajak bersama temannya berhasil menambang pasir di bawah tebing kritigan setinggi 100 meter. Korban (Mrajak) bersama kedua temannya berhasil menggali pasir sampai kedalaman 1-2 meter, tiba-tiba terdengar suara longsoran pasir dan kerikil dari atas.
Kaliworo surga bagi penambang pasir
Korban tak mampu berlari menghindari bongkahan besar seberat kurang lebih 10 ton tersebut. Hingga akhirnya, tubuhnya korban tergencet batu kali hingga tewas. Sementara, temannya berhasil menghindari bongkahan batu kali tersebut.
Tidak lama kemudian, Polsek Kemalang, tim Search and Rescue (SAR), petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten, yang memperoleh informasi tersebut langsung mendatangi lokasi kejadian.

Diketahui bahwa proses evakuasi dengan menggunakan alat berat tersebut berlangsung hingga empat jam lamanya, Sejumlah petugas dan relawan sempat mengalami kesulitan saat akan mengevakuasi jenazah Mrajak yang berada di bawah bongkahan batu kali. Proses evakuasi baru selesai pukul 15.40 WIB

Terkait peristiwa tersebut, Kapolsek Kemalang, AKP I Wayan Nartha kepada wartawan mengatakan kejadian tragis yang menimpa korban adalah murni kecelakaan saat kerja. “Saat memperoleh informasi peristiwa itu pukul 12.00 WIB. Kemudian kami langsung menuju ke lokasi kejadian. Kami tidak melakukan tahap penyidikan. Jenazah langsung di bawa ke rumah duka untuk dimakamkan,” tungkasnya. (son/red).


Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...