Transmigran Asal Klaten Di Sulawesi Juara I Tingkat Nasional Tanam Kopi dan Sawit.

Kepala Disnakertras Klaten Sugeng Hariyanto didamping Kasi Pembinaan Bid Transmigrasi, Bambang.
Klaten Mattanews.com – Sebuah kebanggan bagi masyarakat Klaten, Jawa Tengah datang dari pulau Sulawesi. Sekitar 15 KK transmigran asal Klaten yang berjumlah 59 jiwa berhasil meraih juara I tingkat Nasional tentang tanaman kopi. Prestasi tersebut disusul oleh para trasmigran lain yakni 8 KK warga Klaten yang ikut program transmigrasi di Desa Sungai Bulan, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, dimana kelompok yang baru berangkat 10 bulan lalu berhasil meraih juara tingkat Kabupaten dalam hal pemberdayaan tanaman kelapa sawit.

15 KK asal Klaten yang kini menetap di Desa Lore Pore, Poso, Sulawesi tengah berangkat menuju “tanah pengharapan” sekitar tahun 2009 lalu. Sekitar 59 jiwa ini mendapat fasilitas dan perlengkapan dari pemerintah guna membuka ladang tanaman kopi. Dan karena hasil kerja keras dan kemauan untuk maju yang begitu tinggi, kelompok ini justru keluar sebagai juara I tingkat Nasional, yang diikuti oleh seluruh masyarakat transmigran yang tersebar di Inonesia.
Ladang Sawit milik petani transmigrasi
“Kita baru saja pulang dari Kalimantan dalam rangka melihat langsung kondisi para transmigran asal Klaten, serta lokasi bagi calon transmigran yang akan berangkat tahun depan. Dalam kesempatan tersebut kita mendapat sesuatu yang membanggakan serta mengharukan, dimana para transmigran asal Klaten keluar sebagai juara I tingkat Nasional, dan hampir semua transmigran asal Klaten sukses dirantau, karena dikenal sebagai orang yang ulet dan mau kerja keras”, demikian ditegaskan Kepala Disnakertrans Klaten Sugeng Hariyanto diruang kerjanya.

Terkait minat masyarakat yang sudah tidak begitu tertarik terhadap program transmigrasi, Sugeng menjelaskan semua tidak benar, khusunya bagi warga Klaten. Karena hampir tiap tahun banyak warga Klaten yang ingin ikut program Transmigrasi. Seperti pada tahun ini, dimana Desember mendatang Klaten akan memberangkatkan 55 KK menuju kawasan Enggano yakni, desa Malakoni, Kecamatan Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara.
petani kopi saat panen
“ Minat warga Klaten terhadap program transmigrasi sangat baik dan responsif. Apalagi di tanah baru ( lokasi transmigrasi) banyak warga Klaten yang sukses dan berhasil. Sehingga kedatangan warga Klaten di tanah baru sangat dinatikan penduduk setempat”, tegasnya. (get)  
Share on Google Plus

Salam mattanews com

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...